Viral Video BBM Eceran di Sorong Dibanderol Rp 50 Ribu per Liter, Begini Respons Pertamina
Viral di media sosial, video dengan narasi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Sorong, Papua Barat, mengalami krisis.
Pihaknya mengapresiasi Polresta Sorong karena telah mengamankan puluhan penjual BBM eceran liar yang mematok harga di atas standar.
"Alhamdulillah Kapolresta Sorong sudah memerintahkan untuk mengamankan, jadi sudah diamankan lebih kurang 21 pengecer liar yang menjual dengan harga jauh di atas harga eceran tertinggi," kata Edi.
Baca juga: 4 Oknum Kades di Jember Konsumsi Narkoba hingga Gelar Pesta Sabu, Dapat Vonis dari Hakim Pengadilan
Pertamina pastikan suplai BBM terjaga
Menurut Edi, ada tiga isu yang beredar, pertama adalah isu pertalite akan dihapus, kemudian isu kedua adalah pertalite akan naik harga.
Sementara isu ketiga, BBM di Depot Sorong telah habis atau kosong.
"Bagaimana mau dikatakan kosong, enam SPBU itu jualan sesuai jam operasional, dan yang keluar dari nozel masuk ke mobil-mobil dan motor-motor itu BBM. Buktinya sampai hari ini kan tidak ada mobil yang mogok di jalan," kata dia.
Saat ini, Pertamina berfokus melayani masyarakat dengan memastikan suplai BBM ke SPBU tetap terjaga.
"Kami hanya melaksanakan tugas bahwa tetap suplai ke SPBU, melayani masyarakat seperti biasa, kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengurus apa yang terjadi di luar SPBU," kata Edi.
(*)
Berita BBM di Sorong lainnya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Video Viral Harga BBM di Sorong Mencapai Rp 50.000, Ini Kata Pertamina"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/08112021-kelangkaan_bbm_di_sorong.jpg)