Breaking News:

Nasional

Mayjen Suharyanto Jadi Kepala BNPB, dari Kursi Panglima ke Medan Bencana

Banyak pihak berharap, Suharyanto mampu memimpin penanganan bencana alam yang beruntun di negeri ini, termasuk bencana non alam berupa wabah Covid-19.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Mayjen Suharyanto Kepala BNPB yang dilantik hari ini, Rabu (17/11/2021). Suharyanto saat bersama Doni Monardo tanggal 3 Desember 2020 di Malang, Jatim. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Mayjen TNI Suharyanto hari ini, Rabu 17 November 2021 dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dia menggantikan Letjen TNI Ganip Warsito yang memasuki masa purnabakti.

Banyak pihak berharap, Suharyanto mampu memimpin penanganan bencana alam yang beruntun di negeri ini, termasuk bencana non alam berupa wabah Covid-19.

“Mayjen Suharyanto memiliki kapasitas yang memadai. Satu modal yang sudah melekat selama meniti kariernya sebagai prajurit adalah kesadaran bahwa setiap amanat dan penugasan, selalu dibarengi tekanan dan kesulitan. Saya mengartikannya sebagai sikap yang siap menghadapi segala tantangan,” ujar Egy Massadiah, Ketua Yayasan Kita Jaga Alam.

Baca juga: Janji Ketua KPK Firli Bahuri Usut Dugaan Bisnis PCR Menteri Luhut dan Erick Ditagih

Selama dua-tahun-empat-bulan, Egy menjabat Tenaga Ahli/Staf Khusus Kepala BNPB 2019-2021, semasa kepemimpinan Letjen TNI (Purn) Dr (HC) Doni Monardo.

“Dalam selarik riwayat tugas, saya melihat ada sedikit kemiripan antara Jenderal Suharyanto dan Jenderal Doni Monardo. Keduanya sama-sama pernah menjadi sosok penting dalam tugas pengamanan presiden,” tambah Egy yang juga jurnalis senior itu.

Menurut Egy, yang dikenal dekat dengan mantan Wapres Jusuf Kalla ini, seorang prajurit yang mendapat penuasan di “ring-1” Presiden Republik Indonesia, adalah prajurit pilihan.

Mereka melewati proses seleksi yang sangat ketat.

Baca juga: KPK Bidik Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Mimika Papua, 4 Saksi Diperiksa

“Kita mengetahui, Doni Monardo pernah mendapat penugasan di satuan Pasukan Pengaman Presiden, dengan posisi penugasan yang terakhir sebagai Komandan Paspampres 2012-2014. Suharyanto juga pernah menempati pos di Sekretariat Militer Presiden, dengan tugas terakhir sebagai Sekretaris Militer Presiden 2019-2020,” kata Egy.

Keduanya bersinggungan secara intensif sebagai prajurit yang berada di lingkungan Istana.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved