ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Anggaran Papua

APBN Papua Rp 59,04 Triliun dan Terealisasi Rp 47,02 Triliun: Tertinggi Belanja Pegawai

Ini terkait dengan penerimaan negara bukan pajak, sesuai dengan fungsi kami di perbendaharaan maka lebih pada belanja negaranya

Penulis: Musa Abubar | Editor: M Choiruman
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI anggaran 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Provinsi Papua sebesar Rp 59,04 triliun, hingga saat ini yang sudah terealisasi sebesar Rp 47,02 triliun.

Kepala Kantor Wiiayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua, Burhani AS mengatakan sektor penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari target Rp 394,61 miliar sudah terealisasi 120,77 persen atau realisasinya mencapai Rp 476,58 miliar.

Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Papua Masih Tergantung Pertambangan

"Ini terkait dengan penerimaan negara bukan pajak, sesuai dengan fungsi kami di perbendaharaan maka lebih pada belanja negaranya," kata Burhani AS kepada awak media di Aula Gedung Keuangan Negara Jayapura, Kamis (18/11/2021).

Dia menjelaskan, cut off data 31 Oktober 2021 dari total pagu Provinsi Papua sebesar Rp 59,04 triliun tersebut sudah terealisasi 79,63 persen atau sebesar Rp 47,02 triliun.

Gerhana Bulan Sebagian Tahun 2021: Papua dan Papua Barat Paling Lama

Jika dilihat dari jenis belanjanya, belanja pegawai tertinggi lantaran tiap bulannya harus dikeluarkan untuk membayar gaji pegawai.

Sedangkan untuk belanja pegawai dari pagu Rp4,30 triliun sudah terealisasi 83,91 peresen atau Rp3,6 triliun. Kemudian belanja barang, dari pagu sebesar Rp 5,31 triliun sudah terealisasi 73,25 persen atau Rp 3,89 triliun.

Penjual Ikan Asar di Hamadi Alberthus Wanggai Ingin Menjadi Agen BRILink

Kemudian, jenis belanja modal dari pagu Rp 6,09 triliun sudah terealisasi 66,56 persen atau sebesar Rp 4,05 triliun, tentu saja ini sudah non progres terkait dengan pembangunan fisik yang tersebar.

Selanjutnya, belaja bantuan sosial (bansos) dari pagu Rp14,58 miliar sudah terealisasi 79,45 persen atau realisasi sebesar Rp11,58 miliar.

Cocok Dibagikan di Media Sosial, Ini Kumpulan Ucapan Hari Natal Berbahasa Inggris dan Indonesia

Sementara belanja Transfer Khusus ke Daerah dan Dana Desa (TKKD) dari pagu sebesar Rp 43,18 triliun sudah terealisasi 81,94 persen atau terealisasi sebesar Rp 35,38 triliun itu sudah tersebar di 30 pemerintah daerah yang ada di Provinsi Papua.

Kemudian, belanja lain-lain yaitu ongkos angkut beras (OAB). Beras jatah pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di distrik-distrik pedalaman, ongkos angkutnya dari bulog ke gudang yang disediakan oleh pemerintah daerah ditanggung oleh negara yakni belanja lain-lain.

Belanja lain-lain dari pagu sebesar dari pagu Rp140,72 miliar sudah terealisasi 49,17 persen atau Rp69,20 miliar, ini terkait dengan onkos angkut beras. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved