Breaking News:

Pendidikan

Cuaca Buruk Sebabkan Jaringan Down, Siswa SD Inpres 63 Warami Sulit Akses Internet Saat Ikut ANBK

Cuaca buruk membuat sejumlah siswa SD Inpres 63 Warami, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mengalami kesulitan mengakses internet

Istimewa
Pelaksanaan ANBK di SD Inpres 63 Warami, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dialihkan ke pantai 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com,Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Cuaca buruk membuat sejumlah siswa SD Inpres 63 Warami, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mengalami kesulitan  mengakses internet.

Kecewa Implementasi Otsus, Ini Maksud Lukas Enembe Menarik Mahasiswa Papua Penerima Beasiswa

Kesulitan itu dialami saat Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), berlangsung. Akhirnya, para siswa di SD itu menjalani ANBK dipinggir pantai, beratapkan tenda darurat.

Demikian disampaikan seorang guru SD Inpres 63 Warami, Yulianti Kombong.

Baca juga: Soal Kenaikan UMK di Mimika Rencana Ditetapkan Pada 30 November 2021

"Kami terkendala jaringan saat situasi cuaca yang tidak mendukung,"kata Yulianti, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Rabu (24/11/2021).

Ia mengatakan, di sekolahnya itu memang tidak ada jaringan sama sekali.

KSAD Dudung Abdurachman Safari di Papua. Selesai dari Papua, kini Berkunjung ke Papua Barat

Apalagi, jika cuaca ekstrem dan hujan lebat, maka otomatis saat mau akses internet pun tidak bisa.

Dalam kondisi serba dilematis, kata dia,pihaknya harus bekerja keras dan membangun tenda darurat di pinggir pantai untuk melanjutkan UNBK.

Baca juga: Diminta Memantau Situasi di Papua oleh Wapres, Panglima TNI Andika akan Bawa Kebijakan Baru

Yulianti mengaku, jarak dari sekolah ke pantai sekira 100 meter.

"Siswa yang mengikuti ANBK di SD Inpres 63 Warami tahun ini berjumlah 13 orang dan dibagi menjadi dua sesi,"ujarnya.

"Untuk sesi satu ANBK tadi dari tujuh anak, hanya yang sampai berhasil hingga selesai dua orang saja,"katanya.

Selain terkendala jaringan, menurut dia, para siswa di sekolah tersebut juga terkendala keterbatasan fasilitas penunjang seperti komputer.

Baca juga: Gedung Sekolah Roboh Timpa 8 Siswa, Bupati Lebak Minta Maaf: 4 Tahun Lalu Sudah Diinstruksikan

"Untuk ikut ANBK, kami harus pinjam komputer (Laptop) dari orang-orang yang punya, agar digunakan oleh anak-anak,"ujarnya.

Ia berharap, pemerintah daerah harus bisa mencari solusi terbaik terkait jaringan internet dan fasilitas penunjang lainnya.

Sehingga, tambah dia,anak-anak di SD Inpres 63 Warami bisa mengikuti proses belajar dan ANBK dengan baik.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved