Breaking News:

Papua Terkini

Tokoh Masyarakat Minta Penggunaan Dana Otsus Papua Segera Diperiksa

Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang berjalan selama 20 tahun terakhir di tahap pertama dinilai belum memberi dampak signifikan bagi kemajuan masyarakat.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Para tokoh masyarakat Papua mengeluarkan pernyataan tentang penggunaan dana otsus di Papua, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang berjalan selama 20 tahun terakhir di tahap pertama dinilai belum memberi dampak signifikan bagi kemajuan masyarakat Papua.

Karenanya, sejumlah tokoh Papua di Jayapura meminta institusi penegak hukum segera memeriksa penggunaan Dana Otsus Papua.

Para tokoh ini berasal dari berbagai kalangan, ada tokoh adat, agama, dan tokoh pemuda Papua.

Mereka meminta jajaran kepolisian, kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)di Papua segera mengusut penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus).

Baca juga: Kecewa Implementasi Otsus, Ini Maksud Lukas Enembe Menarik Mahasiswa Papua Penerima Beasiswa

Ondoafi besar Kabupaten Keerom, Herman Yoku, satu di antara tokoh masyarakat Papua meminta para penegak hukum serius mengusut transparansi penggunaan Dana Otsus.

"Saya minta para penegak hukum mulai dari Kapolda Papua dan jajaran Kapolres, Kejati Papua, hingga KPK agar dapat memeriksa penggunaan Dana Otsus Papua selama 20 tahun kemarin. Ini tidak boleh ada pembiaran," ujar Herman dalam jumpa pers yang dihadiri Tribun-Papua.com, di bilangan Abepura, Kota Jayapura, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: 168 Warga Asli Papua Dikeluarkan dari Area PT Freeport, Ini Penyebabnya

Di tempat yang sama, Ketua Barisan Barisan Merah Putih Provinsi Papua, Max Abner Ohee meminta para penegak hukum melakukan tindakan tegas atas pengelolaan anggaran di Papua

"Kapolda Papua, BPK dan KPK untuk bisa menindak dan menyelesaiakan kasus-kasus karupsi di tanah Papua, sebab perbuatan-perbuatan seperti ini hanyalah menyikasa rakyat, setidaknya satu atau dua kasus bisa dimunculkan, agar publik bisa mengetahuinya," ujarnya.

Mewakili tokoh agama, Sekertaris Umum Gereja Kingmi Indonesia, Yones Wenda mengakui pihaknya tidak pernah merasakan ataupun melihat wujud nyata Dana Otsus Papua tahap pertama.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Minta Polisi, Jaksa dan KPK Usut Penggunaan Dana Otsus Papua

"Dana Otsus ini nilainya sangat besar tetapi kita hanya dengar nilai saja dan uangnya tidak ada. Masyarakat kecil tidak pernah rasakan."

"Oleh sebab itu kami sebagai tokoh gereja mohon untuk perlu dilakukan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran Otsus ini," pungkansya.

Selain itu, sejumlah tokoh Papua ini meminta adanya pertemua para tokoh masyarakat Papua bersama pemerintah pusat, lalu membuat satu aturan agar manfaat Dana Otsus bisa dirasakan langsung masyarakat Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved