Breaking News:

Papua Barat Terkini

12 Terduga Penyerang Posramil Kisor Maybrat Dibebaskan, Polisi: Tak Ditemukan Cukup Bukti

Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan bukti mereka adalah pelaku penyerangan Posramil Kisor.

Tribun-Papua.com/Kompas.com
7 pelaku penyerangan Posramil Kisor saat gelar Rekonstruksi. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 12 orang yang diduga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) diamankan di sebuah Asrama Mahasiswa di Amban, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Namun 12 orang itu dibebaskan setelah menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Papua Barat.

Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan bukti mereka adalah pelaku penyerangan Posramil Kisor.

Sementara sejumlah atribut bintang kejora yang diamankan dari kamar asrama masih ditahan polisi.

Baca juga: Ramai Penolakan Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka, Herman Yoku: OPM Hanya Keliru Bermimpi

Kasat Reskrim Polres Manokwari Iptu Arifal Utama mengatakan, dalam pencarian terduga pelaku penyerangan Posramil Kisor itu diamankan 9 orang, namun saat dikembangkan ada tiga orang yang diperiksa.

Kondisi Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat.
Kondisi Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat. (Dok Kodam XVIII/Kasuari)

Menurutnya, 12 orang tersebut dimintai keterangan sejak mereka diamankan pada Senin, 22 November 2021.

Mereka diperiksa selama 5 jam di Mako Brimob Polda Papua Barat.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Minta Polisi, Jaksa dan KPK Usut Penggunaan Dana Otsus Papua

"Setelah dimintai keterangan, 12 orang kita pulangkan dalam keadaan baik dan tidak ada intimidasi dan kekerasan dari pihak kepolisian, kalau memang ada kekerasan, tanyakan langsung kepada mahasiswanya," ujar Arifal Utama kepada wartawan pada Kamis (25/11/2021).

Adapun informasi keberadaan 12 orang itu awalnya merupakan infoemasi dari Polres Sorong Selatan.

Baca juga: Mulai 1 Desember, Penerbangan Indonesia Bisa Langsung ke Arab Saudi

"12 orang terduga DPO itu atas informasi Polres Sorong Selatan yang disiyalir mereka berada di wilayah Manokwari, sehingga kita amankan dulu setelah diminta keterangan kita pulangkan mereka," ucapnya. (*)

Sumber: Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved