Persipura
Persipura Minta Komdis PSSI Berlaku Adil Terhadap Todd Rivaldo Ferre
Manajemen Persipura Jayapura meminta keadilan dapat ditegakkan pada semua pihak, menyusul hukuman yang diterima pemain mudanya, Todd Rivaldo Ferre.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Manajemen Persipura Jayapura meminta keadilan dapat ditegakkan pada semua pihak, menyusul hukuman yang diterima pemain mudanya, Todd Rivaldo Ferre.
Demikian disampaikan Sekretaris Umum Persipura Rocky Bebena dalam sesi wawancara bersama Tribun-Papua.com pada Kamis (25/11/2021) malam.
"Mudah-mudahan ada perubahan dari keputusan tersebut, harus diakui kami sangat membutuhkan jasa Todd Ferre," ujar Rocky.
Pihaknya berharap, agar segala keputusan yang ditegakkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tidak pilih kasih.
Baca juga: 168 Warga Asli Papua Dikeluarkan dari Area PT Freeport, Ini Penyebabnya
"Kita meminta agar keputusan macam itu berlaku juga untuk semua klub, adil dalam sepakbola," harap Rocky.
Manajemen Persipura berharap tidak ada perbedaan yang diterima Rivaldo Todd Ferre denga para pemain lainnya yang melakukan pelanggaran.
"Kalau ada kesalahan pada pemain, tolong jangan dibeda-bedakan, semua harus menerima konsekwensi yang sama," lanjutnya.
Mimpi buruk sedang diterima wonderkid Persipura, Rivaldo Todd Ferre dengan larangan 12 bulan tak boleh berkecimpung dalam sepakbola nasional.
Baca juga: Tolak Hari Jadi OPM, Berikut Pernyataan Sikap Tokoh Adat Papua Jelang 1 Desember
Hukuman berat tersebut diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat tindakan tak terpuji sang pemain.
Pemilik nomor punggung 46 dalam skuad Persipura itu kedapatan memprotes keras wasit dengan memukul serta menghina sang pengadil.
Dengan alasan tak terima Mutiara Hitam dicurangi pada menit akhir pertandingan kontra Bali United.
Persipura memprotes keputusan pengadil atas gol aneh yang diciptakan Ricky Fajrin pada menit ke 97 pada gawang Mutiara Hitam.
Baca juga: Pukul Wasit dan Berkata Kasar Penyebab Todd Rivaldo Ferre Dilarang Bermain 1 Tahun
Padahal, tambahan waktu yang diberikan pada laga Persipura kontra Bali United, cuma empat menit.
Usai pelanggaran itu, sang pemain akhirnya mendapatkan surat keputusan bernomor 026/L1/SK/KD–PSSI /XI/2021.
Ia dianggap telah melanggar keras Kode Disiplin PSSI Pasal ke-50 Ayat 1 Poin B tentang Tingkah Laku Buruk terhadap Perangkat Pertandingan.
Baca juga: Kecewa Implementasi Otsus, Ini Maksud Lukas Enembe Menarik Mahasiswa Papua Penerima Beasiswa
Memang satu tahun adalah hukuman yang sangat menyiksa pemain, apalagi ditengah era kejayaan pemain langganan Timnas Indonesia itu. (*)