KKB Papua

Berusia 25 Tahun, Komandan KKB Yahukimo Temianus Magayang Ternyata Kepala Desa

Direskrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan, Temianus menjadi Kepala Desa Sesepi di Distrik Kwelamdua.

Satgas Nemangkawi for Tribun-Papua.com
KKB Yahukimo, Demius Magayang 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yahukimo, Temianus Magayang yang ditangkap Satgas Nemangkawi pekan lalu, ternyata adalah seorang kepala desa.

Hal ini terungkap setelah polisi memeriksa pelaku yang dievakuasi ke Jayapura usai dilumpuhkan dalam operasi penegakan hukum di Distrik Kekai, Kabupaten Yahukimo.

Direskrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan, Temianus menjadi Kepala Desa Sesepi di Distrik Kwelamdua.

Dengan pekerjaanya itu, tak menutup kemungkinan Temianus yang terlibat beberapa kasus pembunuhan menggunakan dana desa untuk operasional kelompoknya.

Baca juga: Warga Yahukimo Korban Tembak KKB Papua Dievakuasi ke Asmat

"Ketika dokter menyatakan tersangka sudah sembuh, kita akan lakukan pendalaman terhadap data profil Temianus," kata Faizal dikutip Tribun-Papua.com dari laman Kompas.com, Selasa (30/11/2021).

Berusia 25 Tahun

Identitas Temianus itu terungkap setelah dia ditangkap di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Sabtu (27/11/2021) lalu.

Selain mengungkap pekerjaannya, polisi juga mengungkap usia Temianus yang masih 25 tahun.

Baca juga: Dirangkul Jenderal Dudung, Kowad Asal Kaimana Papua Barat Matilda Refideso Ingin Jadi KSAD

"Yang menarik dari Temianus Magayang yang berusia 25 tahun, pekerjaannya adalah Kepala Desa Sesepi, Distrik Kwelamdua," ujarnya.

Meski menjabat kepala desa, Temianus yang bergabung dengan KKB telah melakukan sederet kejahatan.

Kasus Pembunuhan Hingga Kepemilikan Senjata

Faizal menyebutkan, ada empat laporan polisi (LP) yang akan disangkakan pada Temianus.

Tiga di antaranya merupakan kasus pembunuhan yang dilakukan bersama Senat Soll, pecatan TNI yang menjadi tokoh KKB.

"Akan ada empat LP yang disangkakan ke Temianus Magayang, tiga LP terkait dengan Senat Soll, pertama adalah pembunuhan terhadap Amirullah, kemudian korban Sofian Purung dan pembunuhan Hendry Jovinski yang merupakan staf KPUD Yahukimo," ujar Faizal.

Baca juga: Lagi, Tokoh Agama di Papua Minta Polisi dan Jaksa Usut Penggunaan Dana Otsus

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved