Papua Terkini
Bertemu Pimpinan Tribun Network, Bupati Hermus Indou Perkenalkan Historis Manokwari
Bupati Manokwari Hermus Indou memperkenalkan sejumlah historis yang berada di daerah ini kepada Pimpinan Tribun Network.
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Bupati Manokwari Hermus Indou memperkenalkan sejumlah historis yang berada di daerah ini kepada Pimpinan Tribun Network.
Hal tersebut disampaikan Indou dengan harapan, agar bisa terekspos dengan baik sehingga masyarakat diluar Tanah Papua pun bisa mengetahuinya.
Baca juga: 2 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran Kantor PSS Sleman
Indou mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih sebab telah berpartisipasi untuk memajukan pembangunan di Manokwari.
"Manokwari, merupakan salah satu daerah di Tanah Papua, yang telah memiliki historis cukup panjang," kata Indou kepada para pimpinan Tribun Network, Rabu (1/12/2021).
Baca juga: Wapres, KSAD, dan Panglima TNI Soal Penanganan Papua, Masduki Baidlowi: In Line
Pasalnya, di Pulau Mansinam, Manokwari, telah hadir dua orang penginjil dari Eropa.
"Mereka ke Manokwari, untuk memberitakan Injil untuk seluruh orang Papua,"ujarnya.
Sebelumnya, kedua penginjil tersebut meminta izin melalui Kesultanan Tidore dan Ternate.
"Padahal Kesultanan Ternate dan Tidore, mereka di sana sangat kental dengan simbol Islam,"katanya.
Baca juga: Tinjau Vaksinasi di Papua, Jenderal Andika: Demi Kemanusiaan Warga Tak Punya KTP Boleh Divaksin
Sehingga, jika mau tanya keunikan di Manokwari, maka yang ada di sini adalah Kota Religi, Peradaban dan Kota Injil di Tanah Papua.
"Kita bisa artikan, bahwa Manokwari adalah Kota Kasih Karunia, dan penuh dengan keberagaman,"katanya.
"Di Manokwari, masyarakat bisa hidup berdampingan antara Agama serta Suku satu dan lainnya,"ujarnya.
Jadi, historis dari Manokwari, merupakan sesuatu yang unik dan dipandang perlu untuk terus dieksplor.
Baca juga: Papua Terus Dirundung Masalah, Warinussy: Kapolda Sebaiknya Mundur!
"Injil masuk di Tanah Papua, semua itu tidak terlepas dari saudara-saudara kita yang Islam di Tidore dan Ternate," kata Indou.
Ia menambahkan, nilai historis yang ada di Manokwari, diharapkan agar tetap dijaga, sebab itu adalah modal sosial dan kekayaan bagi masyarakat di Tanah Papua.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/bupati-manokwari-2.jpg)