Viral Bocah dengan Luka di Tubuh Diusir Ibunya dan Ditemukan Warga: Kalau Tak Pergi, Dipotongnya Aku

Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah mengaku mengalami kekerasan yang dilakukan oleh ibu dan kakaknya.

(DOK. Facebook Forhati Tapsel/@rahmad_s_situmeang)
Tangkapan layar video viral pengakuan seorang bocah bernama R yang ditemukan oleh pengunggah dalam keadaan seluruh tubuh lebam dan kulit mengelupas akibat dianiaya ayah, ibu dan kakak di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah mengaku mengalami kekerasan yang dilakukan oleh ibu dan kakaknya.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 30 detik ini diunggah warga setelah menemukan R.

Dengan menggunakan bahasa daerah setempat, warga melihat tubuh R penuh dengan luka di Desa Aek Nauli, Kecamatan Hulu Sihapas, Kabupaten Padang Lawas Utara, Senin (6/12/2021).

Baca juga: VIRAL Upaya Petugas Bujuk Kakek Korban Erupsi Semeru yang Tolak Mengungsi, Begini Akhirnya

Baca juga: Belum Vaksin, Kontrak Pegawai di Kota Sorong Terancam Tak Diperpanjang

Bocah R Ditemukan dengan Luka Lebam di Seluruh Tubuh

Dalam tayangan video terlihat, warga menanyakan siapa nama bocah tersebut dan soal luka dengan kulit mengelupas yang terlihat jelas di bagian kedua kaki, tangan, wajah, dan kepalanya.

"Ini kenapa ini?" tanya warga dalam video tersebut.

"Kena cubit, dicubit sama ayah, sama mamak dan kakak," jawab R.

Diusir Gara-gara Bangun Tengah Malam

Ditanya kenapa sampai seperti itu, dengan polos R mengaku hanya gara-gara terbangun saat tidur malam.

"Dibilang mamak (ibu), aku bangun tengah malam," kata R di video tersebut.

Kemudian, sejumlah luka lebam dan bekas luka terlihat di bagian wajah dan kepalanya. R mengaku, itu semua karena pukulan yang dilakukan orangtua dan kakaknya.

"Kena pukul," ungkap R.

Baca juga: Diduga Aniaya Tersangka Kasus Penggelapan hingga Meninggal, 4 Polisi Dicopot dari Jabatan Penyidik

Diusir Ibu, R Sebut Ia Mau Dipotong kalau Tak Pergi

R menyebutkan, dia diusir ibunya dari rumah, hingga akhirnya bertemu dengan warga yang sedang berkebun di Desa Aek Nauli, Kecamatan Hulu Sihapas, Padang Lawas Utara.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved