4 Penyidik di Aceh Ditahan, Diduga Aniaya Tahanan hingga Meninggal Dunia

Diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu tahanan hingga meninggal dunia, sebanyak empat penyidik ditahan.

NET
Ilustrasi Penjara - Diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu tahanan hingga meninggal dunia, sebanyak empat penyidik ditahan. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Diduga melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap salah satu tahanan hingga meninggal dunia, sebanyak empat penyidik Polres Bener Meriah ditahan oleh Propam Polda Aceh.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy pada Rabu (8/12/2021).

Dilansir Serambinews.com, saat ini ke empat oknum tersebut telah dicopot dari jabatan mereka sebagai penyidik di Polres Bener Meriah.

Baca juga: 8 Pelaku yang Bakar Pria Hidup-hidup di Langkat Masih Kerabat, Korban Dianggap Punya Ilmu Kebal

Baca juga: 3 WNA di Bali Diringkus setelah Bobol ATM dengan Modus Skimming, Polisi Sebuh Ada 2 Kelompok

Winardy mengatakan, Propam Polda Aceh akan segera menggelar sidang kode etik terhadap keempat oknum polisi itu.

"Masih proses pemeriksaan. Oknum tersebut kita tahan di Propam," papar Kabid Humas.

"Mereka sudah dicopot dari jabatannya. Segera kita akan sidang kode etik," terang dia.

Selain kode etik, lanjut Winardy, proses pidana kepada oknum itu selaku terlapor atas laporan polisi bernomor Nomor: LP/B/ 260 / XII /2021/SPKT/POLDA ACEH sebagaimana dilapor oleh istri korban, juga akan terus berlanjut.

"Proses pidananya juga masih berjalan di Ditreskrimum Polda Aceh," ujarnya.

Ditanya sudah berapa hari para oknum itu ditahan, Winardy mengatakan, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Ada ketentuan yang berlaku di Propam, tergantung selesai berkas perkaranya oleh Propam. (Penahanan) bisa sampai 21 hari," kata Winardy.

Baca juga: Viral Video Puluhan Tabung Gas Terjatuh dari Truk, Terekam saat Polantas Laporkan Arus Lalu Lintas

Sebelumnya, kasus penganiayaan yang dilakukan oknum tersebut menjadi heboh karena tahanan atas nama Saifullah (46), warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara meninggal dunia pada Jumat (3/12/2021).

Tahanan itu meninggal saat dalam perawatan di RSUDZA, setelah sempat koma di RSUD Muyang Kute Bener Meriah.

Kasus itu terkuak pada Jumat (3/12/2021), saat istri korban membuat laporan ke SPKT Polda Aceh atas kasus penganiayaan yang menyebabkan suaminya meninggal dunia tersebut.

Kronologis Penganiayaan Tahanan

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved