Guru SD Dikeroyok Wali Murid setelah Menegur Siswa yang Memukul Adik Kelasnya

Seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, jadi korban pengeroyokan pada Jumat (10/12/2021).

Editor: Claudia Noventa
ladbible.com
ILUSTRASI - Seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, jadi korban pengeroyokan pada Jumat (10/12/2021). 
TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, jadi korban pengeroyokan pada Jumat (10/12/2021).
Pengeroyokan dilakukan oleh tiga orang yang satu di antaranya merupakan wali murid yang tinggal di Desa Pondok Batu, Kecamatan Kota Mukomuko.
Diketahui, pengeroyokan tersebut diduda dipicu setelah guru SD bernama Wayan ini menegur satu siswa kelas V SD yang memukul siswa kelas I.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko Ruslan mengatakan, orangtua siswa yang ditegur diduga tidak terima dengan sikap sang guru.

"Pada saat guru menegur siswa ini, Pak Wayan ini menepis pipi siswa dan kebetulan pada saat itu siswa ini merasa kesakitan, karena sedang sariawan," ujar Ruslan seperti dikutip dari Antara, Senin (13/12/2021).

Ruslan berharap, kejadian pengeroyokan terhadap guru tidak terulang kembali.

"Kita berharap, kejadian seperti ini jangan berulang-ulang. Bagaimana masyarakat bisa memahami kalau sudah terjadi, tidak segampang itu damai, ada proses dijalani, karena mereka (guru) dilindungi hukum," kata Ruslan.

Baca juga: Fakta Gempa M 7,4 Guncang NTT, Peringatan Dini Tsunami Dicabut hingga Warga Diminta Tetap Waspada

Saat ini, guru korban pengeroyokan sudah didampingi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai wadah profesi.

Guru yang menjadi korban sudah melaporkan permasalahan ini kepada pihak kepolisian.

"Pak Wayan secara pribadi sudah memberikan dan memaafkan pelaku pengeroyokan ini. Tetapi secara hukum sudah melapor didampingi oleh PGRI," ujar Ruslan.

Selanjutnya, guru yang menjadi korban pengeroyokan sudah menyerahkan sepenuhnya masalahnya tersebut kepada PGRI sebagai wadah profesi guru.

Sementara itu, Disdikbud setempat berupaya agar proses ini tidak merugikan pihak tertentu, baik dari pihak guru maupun masyarakat, sehingga berupaya dicari jalan tengah yang terbaik.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Guru SD Dikeroyok Wali Murid di Bengkulu, Ini Penyebabnya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved