Liga 3 Papua
Persimer Dirugikan, Eduard Ivakdalam: Wasit Jangan Rusak Sepakbola Papua
Gol kontroversial dari Persigubin pada babak pertama perpanjangan waktu jadi pemicu kekesalan Persimer atas kepemimpinan wasit
Penulis: Arni Hisage | Editor: M Choiruman
“Saya kira tadi pertandingan awalnya berjalan baik-baik saja. Tapi di babak kedua seperti ada indikasi (kecurangan),” kata Eduard Ivakdalam saat dijumpai Tribun-Papua.com.
“Wasit tidak menjalankan tugasnya sebagai seorang pengadil dengan benar, yang bisa mengatur situasi pertandingan berjalan baik, dia tidak bisa mengatur itu dengan baik,” jelas sang pelatih.
• Damkar Kota Jayapura Latih Tenaga Medis Tangani Kebakaran di Rumah Sakit
Eduard Ivakdalam memang telah menyoroti keputusan wasit sejak awal kompetisi Liga 3 Papua, menurutnya Persimer telah berkali-kali dicurangi.
“Beberapa pelanggaran yang harusnya tadi bisa diambil keputusan sama wasit, tapi dia tidak lakukan, dan itu terjadi di depan mata wasit.” sambung legenda Persipura itu.
“Sehingga ada kekesalan dari kita, Persimer dirugikan. Kalau begini kasian anak-anak muda kita yang bermain dengan kerja keras, harusnya kita junjung tinggi sportifitas,” lanjutnya.
“Semua orang di sini menyaksikan seperti apa kepemimpinan wasit. Gol ketiga terjadi setelah mereka tendang tangan Hakim (kiper Persimer) sampai bola lepas dari tangan. Itu terjadi di depan mata hakim garis.” ungkapnya.
• Kajari Mimika Bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Peduli Kesehatan Ibu dan Balita
Mantan jenderal lapangan Persipura itu berharap bahwa evaluasi besar-besaran harus segera dilancarkan pada sepakbola Papua.
“Ini harus dievaluasi, jangan wasit yang dulu punya sampai sekarang sama saja kinerjanya. Harusnya mereka tahu aturan yang benar itu seperti apa.” harap Edu.
“Jangan mereka merusak sepak bola di Tanah Papua. Mereka jangan merusak bibit-bibit muda yang belum tahu apa-apa tentang sepak bola,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/cekcok-saat-laga-persigubin.jpg)