Senin, 13 April 2026

13 Pelajar SMP Jadi Korban Perdagangan Manusia dan Dijual ke Predator Anak, Begini Kasusnya

Seorang pengusaha asal Jakarta memperdaya 13 orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Jambi.

Tribun Jambi/Aryo Tondang
Pelaku perdagangan orang yang dihadirkan oleh Polres Jambi, Senin (27/12/2021). Ada sekitar 13 pelajar SMP yang menjadi korban dan diserahkan ke pengusaha di Jakarta. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang pengusaha asal Jakarta memperdaya 13 orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Jambi.

Ia mengiming-imingi korbannya uang jutaan rupiah.

Pelaku sendiri yakni S (52) seorang pengusaha tempat hiburan malam di wilayah Jakarta, yang saat ini berhasil ditangkap.

Baca juga: Video Detik-detik Pengurus Masjid di Medan Dianiaya 2 Pemuda, Gara-gara Ganti Sandi WiFi

Baca juga: Soal Tak Langsung Menangkap Pelaku Pencabulan di Bekasi, Polda Metro: Belum Kantongi 2 Alat Bukti

S sudah lama menjadi predator seksual terhadap anak di bawah umur yang berasal dari Jambi.

Penangkapan S, berawal saat AN (13) pelajar SMP) di Kota Jambi, dilaporkan hilang pada (12/12/2021) lalu.

Saat itu, AN dilaporkan orangtuanya hilang, meski akhirnya kembali lagi kerumah.

Menurut Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi, dari laporan itu, tim yang dipimpin Kasat Reskrim Kompol Afrito Marbaro Macan langsung melakukan penyelidikan.

"Ternyata anak yang dilaporkan hilang berangkat ke Jakarta untuk menemui pelaku S, sebagai korban pelampiasan nafsu pelaku," katanya, Senin (27/12/2021) saat menggelar jumpa pers.

Kombes Pol Eko Wahyudi bilang, pelaku merayu korban dengan menjanjikan sejumlah uang, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta.

"Untuk berangkat dari Jambi ke Jakarta dikasi ongkos Rp 1 juta, setelah tiba di Jakarta, korban diberi lagi uang untuk belanja ke mal. Kemudian korban kembali ke hotel, dan saat itulah pelaku menjalankan aksi bejatnya," ujarnya.

Baca juga: Viral Video Pengemudi Mobil Kesal Spion Mobilnya Dipecahkan Paspampres, Ternyata Begini Faktanya

Baca juga: Viral Video Mobil Berlampu Strobo dan Bersirine Paksa Nyalip di Jalanan Padat, Begini Kata Polisi

Menurut Kombes Pol Eko Wahyudi, korban dari Jambi ada yang berangkat melalui jalur darat dan ada juga yang menggunakan jalur udara. 

Diketahui, sudah 13 anak usia pelajar, dari 13 hingga 15 tahun di Jambi menjadi korban predator seks ini.

"Bukan tidak mungkin akan bertambah, karena ini masih kita dalami lagi, dan kita akan lihat laporan lainnya," kata Kombes Pol Eko Wahyudi.

Baca juga: 79 Kasus Korupsi Ditangani Polda Papua Tahun Ini, Tetapi Baru 20 Dilimpahkan ke Jaksa

Dikatakannya, korban ini didominasi oleh pelajar sekolah menengah pertama (SPM).

Aksi bejat tersebut dilakukan pelaku di sebuah hotel di wilayah Jakarta. Sebelumnya, pelaku meminta muncikari yang berada di Jambi untuk mencari korban.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved