Breaking News:

Kerusuhan Jayapura 2019

BEM Uncen: Ada Skenario Jahat Jakarta Menyulitkan Victor Yeimo Bebas

Kerusuhan Jayapura sebagai respon masyarakat Papua akibat tindakan rasisme yang dilakukan warga sipil terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

ABC Australia
Aktivis Papua Victor Yeimo (kiri) bersama pengacara Veronica Koman di gedung PBB di Jenewa 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Cenderawasih (Uncen) menuding ada permainan pemerintah pusat dalam kasus Kerusuhan Jayapura 2019, yang melilit Victor Yeimo sebagai dalangnya.

Hal ini disampaikan Ketua BEM Fisip Universitas Cenderawasih, Kiri Keroman kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Sabtu (15/1/2022).

Diketahui, kerusuhan Jayapura sebagai respon masyarakat Papua akibat tindakan rasisme yang dilakukan warga sipil terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur pada Agustus 2019.

Baca juga: BEM Fisip Uncen Desak Pemerintah Bebaskan Victor Yeimo

Baca juga: KNPB: Tolak Pendekatan Humanis Pemerintah Pusat di Papua

"Kami dapat memastikan bahwasanya, ada skenario Jakarta di balik niat jahat terhadap Victor Yeimo," ujar Keroman.

Victor Yeimo sendiri adalah Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB), yang berpusat di Kota Jayapura.

Organisasi ini banyak digandrungi mahasiswa dan anak muda Papua untuk menyuarakan ketidakadilan dan penindasan yang diduga dilakukan negara terhadap warga sipil di Bumi Cenderawasih. 

Karena itu, Keroman menyerukan agar Victor Yeimo segera dibebaskan.

Menurutnya, hakim dan jaksa sedang merencanakan kejahatan kemanusiaan terhadap Victor Yeimo

"Niat jahat Jakarta terhadapnya sudah terbukti ketika dua bulan lalu sesuai anjuran keterangan dokter, VY layak melakukan rawat jalan, dan sudah layak pulang ke rumah untuk melakukan perawatan selanjutnya," katanya.

Keroman mengajak seluruh rakyat tertindas di teritorial Papua Barat untuk menyuarakan hingga mendesak hakim demi pembebasan Victor Yeimo RSUD Jayapura.

Rumah sakit tersebut disebut sebagai penjara bagi Victor Yeimo, yang didakwa penegak hukum sebagai dalang kerusuhan Jayapura, pada Agustus 2019. 

Baca juga: Jokowi Kantongi 4 Nama Calon Kepala Otorita IKN Baru, Tokoh Papua Ini Layangkan Kritik Keras

"Demi melindungi nilai-nilai demokrasi, dan menunjung tinggi Hak Asasi Manusia di republik ini maka, segera bebaskan pejuang pembebasan nasional yakni Jubir Internasional KNPB, Victor Yeimo," ujarnya.

Kiri menegaskan pihaknya akan mengawal terus kasus yang melilit Victor Yeimo hingga bebas.

"Kawal VY, sampai bebas kawan," serunya.

Victor ditangkap dan disangkakan pasal makar oleh Polda Papua setelah ditangkap pada 2021 lalu, sekembalinya dari negara Papua New Guinea (PNG) sebagai lokasi pelarian.  (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved