Rabu, 8 April 2026

Papua Terkini

Lambertus Jitmau: Pemekaran Papua Itu Untuk Rakyat

Pemekaran bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga tidak hanya dilakukan di tanah Papua, tetapi di seluruh nusantara.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
ist
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat beramah tamah dengan dengan Walikota Sorong Drs. Ec Lambertus Jitmau, SE, MM di Gedung Samu Siret, Kantor Walikota Sorong Remu Utara, Kecamatan Sorong, Kota Sorong, Papua Barat, Senin (1/2/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Wali Kota Sorong, Lambertus Jitmau mengatakan pemekaran bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga tidak hanya dilakukan di tanah Papua, tetapi di seluruh nusantara.

Hal ini disampaikan Lambertus dalam Webinar Stategic Policy Forum, Kamis (24/02/2022).

Menurutnya, soal pemekaran, jangan dilihat dari sisi negative saja.

Baca juga: Kembangkan Sejumlah Inovasi, Freeport Terapkan Teknologi Smart Mining

Namun, dari segi positfnya hal tersebut hadir untuk memberikan solusi terbaik kepada masyarakat di setiap daerah yang mau dimekarkan.

"Contohnya tahun 60-an, Papua hanya satu provinsi. Dengan satu provinsi ini, kita sulit melakukan terobosan pembangunan infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Lambertus Jitmau.

Namun, kemudian mekarlah Papua Barat.

Berkat hasil tersebut, kita bisa lakukan terobosan-terobosan besar dan berbagai rentannya pengendalian pemerintahan kepada masyarakat, baik itu di gunung, lembah, pesisir dan pulau, dan mereka bisa merasakan sentuhan-sentuhan disetiap daerah masing-masing.

Lantas, sambung Lambertus, apakah negara hadir untuk menyusahkan rakyatnya?

Baca juga: Minta Semua Instansi Papua Pasang Logo Presidensi G20, Lukas Enembe: Dukungan Papua bagi Indonesia

"Tentunya tidak. Sebab, ada komitmen besar untuk membangun negara ini dari Sabang sampai Merauke," ujarnya.

Maka apapun dilakukan negara, tentu harus dinikmati sebagai warga negara.

"Baik itu untuk orang asli Papua maupun non asli Papua," ujarnya.

Menurut Lambertus, dalam mendukung program pemerintah, semua pihak harus bergandengan tangan untuk menghadirkan pembangunan di segala bidang demi untuk mewujudkan kesehjateraan masyarakat di tanah Papua.

"Mari kita tinggalkan berbagai persepsi dan kita tonjolkan kebersamaan itu di dalam NKRI untuk membangun nusantara ini," tambahnya.

Selain itu, Lambertus, menambahkan, pemekaran juga harus dilakukan secara baik dalam menjaga keseimbangan dan kebersamaan yang ada di Papua dan Papua barat.

Baca juga: Perang Meletus di Ukraina, Kesaksian WNI: Kondisi di Kiev Sekarang Mencekam

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved