Sabtu, 25 April 2026

Papua Terkini

Lambertus Jitmau: Pemekaran Papua Itu Untuk Rakyat

Pemekaran bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga tidak hanya dilakukan di tanah Papua, tetapi di seluruh nusantara.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
ist
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat beramah tamah dengan dengan Walikota Sorong Drs. Ec Lambertus Jitmau, SE, MM di Gedung Samu Siret, Kantor Walikota Sorong Remu Utara, Kecamatan Sorong, Kota Sorong, Papua Barat, Senin (1/2/2021) malam. 

"Kalau ada kasih sayang dari bapak Presiden dan DPR RI maka mari sayang kita punya kedua Gubernur yaitu Lukas Enembe dan Dominggus Mandacan.”

"Kalau ada pemekaran maka dibagi rata, supaya kami merasa kebersamaan dan dihargai dalam membangun negeri dan tanah ini. Kalau Papua dan Papua Barat maju, berati kita semua bangga dengan tujuan akhir yaitu telah mencerdaskan kehidupan bangsa dan kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.

Oleh sebab itu, sebagai orang nomor satu di Kota Sorong, Lambertus Jitmau mengajak seluruh masyarakat agar tidak melihat hal-hal negatif dengan adanya pemekaran.

Baca juga: Yustinus Pae Terus Memotivasi Pemain Muda Persipura Jayapura

"Sebab banyak hal besar yang pemerintah pusat akan berikan kepada orang asli Papua, seperti pengadaan pegawai negeri sipil, pengakatan TNI-Polri dan lain sebagainya, maka kepada orang Papua harus siap menerima kepercayaan yangbtelah diberikan oleh pemerintah pusat," jelasnya.

Sebab menurut, Lambertus, seluruh kepala daerah, baik itu gubernur, bupati dan wali kota mempunyai komitmen membangun Papua.

"Maka, jangan melihat pemekaran menurut ini dan itu, tetapi mari kita bergandengan tangan untuk bangun tanah Papua, kepercayaan, termasuk dana otsus dan lain sebagainya sudah diberikan," terangnya.

Selain itu, Lambertus mengungkapkan apresiasinya kepada Presiden Joko Widodo, DPR RI, dan Kemeterian terkait serta para Politisi senayan yang telah mempunyai niat baik untuk membangun Papua.

Baca juga: Dirjen Binmas Islam Gelar KFPI 2022, Total Hadiah Puluhan Juta

"Pemekaran ini sangat dihargai dan dihormati. Tapi saya sarankan, bapak Presiden, kementerian terkait dan Komisi II DPR RI, soal hal ini harus lebih diperhatikan keseimbangan dan kebersamaan antara Papua dan Papua Barat, sebab Papua adalah satu.

"Agar apa yang dilakukan nanti bukan hanya untuk orang Papua melainkan untuk mereka non-papua dari Sabang sampai Merauke. (*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved