Sabtu, 2 Mei 2026

Papua Terkini

Perubahan Iklim, Air Bersih Jadi Masalah Vital, UNICEF Papua: Pendidikan Bisa Terhambat

Perubahan iklim secara global tentunya berpenggaruh terhadap kondisi Tanah Papua belakangan ini, bencana alam terus terjadi dan mengakibatkan kerugian

Tayang:
Penulis: Arni Hisage | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tio Effendy
Kepala Kantor UNICEF Papua dan Papua Barat, Aminudin Ramdan saat membuka workshop Program Air dan Sanitasi di Papua yang inklusif dan tahan terdahap Dampak peruhahan iklim yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Perubahan iklim secara global tentunya berpenggaruh terhadap kondisi Tanah Papua belakangan ini, bencana alam terus terjadi dan mengakibatkan kerugian berkelanjutan.

Salah satunya, yakni soal krisis air bersih yang jadi isu besar di Bumi Cenderawasih.

Air bersih yang merupakan sumber penghidupan masyakarat rupanya bisa berubah jadi bencana jika tidak dikelolah dengan baik.

Baca juga: Aksi Bersih dan Tanam Pohon, Cara PDAM Jayapura Selamatkan Air Bersih Bersama Pemuda Sentani

Lebih lanjut, rupanya baru sebagian masyarakat Papua yang mendapatkan air bersih dengan sanitasi yang baik.

Padahal air bersih adalah hak seluruh umat manusia, termasuk di Tanah Papua.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Unicef Papua dan Papua Barat, Aminudin Ramdan dalam workshop Program Air dan Sanitasi di Papua yang inklusif dan tahan terdahap Dampak peruhahan iklim yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua.

"Saya ingin mengingatkan, betapa pentingnya sanitasi dan pengelolhaan air begitu vital di Tanah Papua," ungkapnya dalam workshop yanh diikuti Tribun-Papua.com.

Pihaknya mencontohkan, bahwa Banjir Youfeta baru-baru ini di Kota Jayapura adalah dampak nyata pengelolaan air yang kurang baik

"Bagaimana sumber air aslinya bagus dan menjadi kebutuhan utama, malah bisa berubah jadi bencana jika pengelolaannya kurang tepat," sambung Aminudin Ramdan.

Baca juga: Unicef Beri Penghargaan Kepada 2 Pendekar Sanitasi Anak di Papua

Menurutnya, musibah tersebut jadi pengingat seluruh pihak untuk menjaga lingkungan.

"Ini jadi alarm untuk bersama agar kita dapat mengelolah air dan sanitasi dengan baik,"jelasnya.

Perwakilan Unicef itu menjelaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat, namun kurang dipenuhi oleh pemerintah setempat.

"Air bersih untuk masyarakat itu sangat penting, kita di Kota Jayapura masih sering mengalami krisis, apalagi masyarakat didaerah," lanjutnya.

Baca juga: Papua Benahi Sanitasi Lewat Refleksi Akhir Tahun Unicef

Menurutnya, dampak perubahan iklim secara global juga mulai masuk ke Tanah Papua, seluruh pihak harus bersiap.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved