Jumat, 10 April 2026

Nasional

Tempat Jokowi ‘Nginap’ di IKN Ternyata Endemik Malaria

Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditetapkan sebagai bagian dari IKN, masuk zona merah endemik malaria.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berada di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur yang ditetapkan sebagai bagian dari IKN, masuk zona merah endemik malaria.

Dikutip dari laman Kompas.com, di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2018 terdata 1.125 kasus malaria, pada 2019 1.050 kasus, dan 2020 1.364 kasus.

Kemudian tercatat kembali mengalami peningkatan pada 2021 menjadi 1.472 kasus dan sepanjang 2022 telah terdata 225 kasus malaria.

Baca juga: Lukas Enembe Masuk Dalam Daftar 6 Gubernur yang Absen di Prosesi Penyatuan Tanah & Air di IKN

Kasus malaria yang tercatat tersebut hanya sekitar 25 persen penularan terjadi di wilayah Penajam Paser Utara, sekitar 65 persen penularan malaria terjadi di luar daerah setempat.

Warga yang terjangkit malaria lebih banyak terjadi di daerah perbatasan, tepatnya di perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara-Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara- Kabupaten Kutai Barat.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekda Papua, Y Derek Hagemur saat melakukan penanaman dan penyiraman pohon matoa bersama Presiden RI Joko Widodo di IKN Kalimantan.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekda Papua, Y Derek Hagemur saat melakukan penanaman dan penyiraman pohon matoa bersama Presiden RI Joko Widodo di IKN Kalimantan. (Istimewa)

Koordinator Lapangan (Korlap) Tim Kesehatan Kemah Presiden Jokowi di IKN Nusantara dr Jansje Grace Makisurat menjelaskan, pada H-5 atau lima hari sebelum kedatangan Presiden di IKN Nusantara, pihaknya melepas briket larvasida di kolam-kolam atau lokasi genangan air yang ada di seputar lokasi kegiatan Presiden di IKN.

Bersamaan dengan itu pula atau pada H-5, H- 3, dan H-2 dilakukan fogging pada radius 50 meter hingga 1 kilometer dari lokasi kegiatan presiden dan rombongan.

Baca juga: Pembangunan IKN Resmi Dimulai, Mangkrak Selepas Pemerintahan Jokowi?

Pemda juga telah melakukan rapid diagnostic test (RDT) malaria, yakni pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit malaria, berdasarkan deteksi antigen parasit malaria di dalam darah dengan menggunakan prinsip imunokromatografi.

"Pemeriksaan RDT malaria dilakukan kepada pekerja atau tukang di area perkemahan. Terdapat 32 orang yang telah kami periksa dan hasilnya negatif," ujar Grace yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten PPU ini, di Sepaku, Senin (14/3/2022). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Sepaku, IKN Nusantara Tempat Jokowi Berkemah, Ternyata Daerah Endemis Malaria

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved