Pemekaran Papua
Mimika dan Nabire Berebut Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Daerah Mana yang Lebih Layak?
Jika dilihat dari sisi historis pemerintahan, Kabupaten Nabire telah memekarkan lebih banyak kabupaten dibandingkan Mimika.
Hal itu telah disepakati bersama kepala daerah lainnya di wilayah adat Meepago, yakni Bupati Paniai Meki Fritz Nawipa, dan Bupati Puncak Jaya Dr Yuni Wonda.
"Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada publik, yaitu Kabupaten Nabire ini daerah sentral se-kawasan Papua Tengah, yang memiliki daerah hinterland Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai, Lanny Jaya, Puncak Jaya, dan Puncak," jelasnya.
"Maka itu, saya harap bahwa ibu kota Provinsi Papua Tengah bisa berada di Nabire. Karena kita ketahui bersama, pengesahan DOB itu hak inisiatif DPR RI, di mana pemerintah akan tetap mengikuti," tandasnya.
Mimika
Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengatakan, pemekaran Provinsi Papua Tengah rencananya diresmikan tahun 2022 ini.
Sedangkan pemilihan Gubernur definitif akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.
Bupati Omaleng juga mengungkapkan, kepastian terhadap pemekaran Provinsi Papua Tengah tersebut, setelah pihaknya bersama para bupati lainnya melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian bersama tim pemekaran.
Baca juga: Nabire Harus Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Bupati Mesak Magai: No Kompromi
Dalam pertemuan tersebut juga diputuskan Mimika menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah.
Pasalnya Kabupaten Mimika merupakan Kabupaten yang memiliki fasilitas yang lengkap. (*)