Rabu, 13 Mei 2026

Gempa Bumi Guncang Papua

Papua, Sehari 2 Kali Diguncang Gempa Bumi, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi Nugini

Tayang:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
GEMPA BUMI - Tampak pusat gempa yang terletak pada jarak 37 kilometer arah Timur Aimando Padaido, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (17/4/2022) malam.  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Gempa bumi kembali mengguncang Tanah Papua. Kali ini, gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Minggu (17/4/2022) pukul 20.17 WIT.

Sebelumnya, Gempa Bumi Bermagnitudo 5.8 menguncang Timur Laut Kepulauan Yapen, hingga getarannya terasa sampai di Seru dan Biak. Dan dipastikan, kedua gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa Bumi Bermagnitudo 5.8 Guncang Timur Laut Kepulauan Yapen, Terasa di Serui dan Biak

Dalam rilis pers BBMKG Wilayah V Jayapura yang diterima Tribun-Papua.com Minggu (17/4/2022), diketahui gempa tersebut dirasakan masyarakat sekira pukul 20.17 WIT. 

Sesuai hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini, memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. 

Kemudian, episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,30° LS 136,99° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 37 km arah Timur Aimando Padaido, Biak Numfor, Papua pada kedalaman 29 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi Nugini. 

Gempa Bumi Berkekuatan 4,0 Magnitudo Guncang Jayapura Papua, BBMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Hasil analisis mekanisme sumber yang dilakukan BMKG, menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust. 

Meski tak berpotensi tsunami, gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Biak dengan skala intensitas II hingga III MMI. 

Di mana pada skala kegempaan tersebut, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Lalu, terasa getaran pula seakan-akan ada truk berlalu. 

BMKG juga menyebutkan dalam rilianya, bahwa gempa bumi ini merupakan rangkaian gempabumi susulan dari gempa utama M5,5. 

Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 4,9 Mengguncang Jayawijaya Papua

Monitoring BMKG juga menunjukkan, hingga pukul 21.10 WIT, menunjukkan adanya 9 aktivitas gempabumi susulan atau aftershock dengan magnitudo terbesar M4,9. 

Sebagai imbauan kepada masyarakat, BMKG meminta agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Hal ini juga agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

Serta lakukan pemeriksaan dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan, sebelum kembali ke dalam rumah.  

BMKG: 11 Wilayah di Nabire Terancam Hujan Lebat Hari Ini, Cek Lokasi Anda!

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved