Minggu, 10 Mei 2026

Nasional

QRIS Go Global, Mulai Buka Layanan Transaksi di Malaysia dan Thailand

Teknologi QR Code ini menjanjikan segudang keunggulan dari efisiensi, kecepatan, hingga kemudahan dalam penggunaannya.

Tayang:
Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua
SCAN QRIS - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua, Naek Tigor Sinaga menyebutkan jelang Nataru, pihaknya mendorong transaksi non tunai menggunakan QRIS, Jumat (3/12/2021).  

Saat itu AliPay dan WeChat Pay menjadi alat pembayaran utama bahkan hingga di pasar dan warung-warung.

 “Gara-gara QR Code palsu ini, pemerintah China menghentikan pemakaian WeChat Pay dan Ali Pay sementara waktu saat itu. Hal seperti ini yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah dan pengampu kebijakan sehingga kemudahan-kemudahan tadi tidak bermuara pada fraud,” jelasnya.

Ia menyatakan faktor keamanan siber adalah menjadi salah satu hal yang diperhatikan oleh Bank dan Pemerintah dalam membangun ekosistem keuangan digital di tanah air, termasuk rencana Bank Indonesia yang melakukan uji coba transaksi QRIS dengan Malaysia dan Thailand.

Keamanan siber wajib menjadi perhatian serius.

Baca juga: Transaksi Digital Tembus Rp 4.314,3 Triliun, Gubernur BI: Karena Masyarakat Gemar Belanja Online

Sebab, selama masa pandemi Covid-19, banyak terjadi serangan berbagai situs dan pencurian data di beberapa institusi pemerintah dan perusahaan besar tanah air.

Merujuk data Badan Siber dan Sandi negara terdapat 88 juta anomali serangan siber yang tercatat di sepanjang tahun 2021.

Termasuk mengancam berbagai layanan dompet digital yang ada saat ini.

“Bahkan sebelum masa pandemi Covid-19 sudah ada beberapa kejadian seperti saldo hilang dan transaksi fiktif," ujarnya.

Hal semacam ini memerlukan perbaikan dari sisi teknis pengembang pemilik platform dan juga harus didukung oleh regulasi pemerintah yang mengayomi masyarakat juga pihak pemilik platform dompet digital.

"Minimal dengan mengakomodasi pasal-pasal pengamanan data pribadi dalam RUU Perlindungan Data Pribadi,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved