Nasional
Tak Ada lagi Istilah Cebong dan Kampret Kala Jokowi dan Prabowo Bersatu
Timothy Ivan Triyono mengatakan, kemesraan antara Joko Widodo (Jokiwi) dan Prabowo dapat berlanjut hingga 2024 mendatang.
Sementara itu, Prabowo mengaku mendapatkan kehormatan besar bisa diterima oleh Jokowi dan keluarga pada hari raya Idul Fitri.
Baca juga: Jokowi: Presiden Rusia akan Hadiri KTT G20 di Bali
Menurutnya, sudah menjadi tradisi saat hari pertama Lebaran untuk bersilaturahmi dengan pemimpin.
"Pada hari Idulfitri memang sudah tradisi kami hari pertama kita silaturahmi kepada pemimpin kita, kepada presiden kita, dan saya mendapatkan kehormatan diterima pagi hari ini," ungkap Prabowo.
"Juga tadi Ibu Iriana, kemudian Mas Kaesang menerima kami, saya dan Mas Didit, kemudian kita berbincang-bincang secara ringan. Kita sama-sama cocok tinggal di Bogor," jelasnya.
Tak hanya berbincang-bincang, pada momen tersebut Kepala Negara juga mengajak Prabowo menyantap hidangan khas Lebaran, salah satunya adalah opor.
Prabowo mengungkapkan, dirinya juga menyantap menu lain, yaitu bakso dan tempe bacem.
"Saya tadi makan bakso dan tempe bacem, opor, ada dua macam opornya tadi," ucap Ketua Umum Partai Gerindra itu.
"Terima kasih, Bapak Presiden berkenan menerima kami, kehormatan besar, dan kami optimistis menghadapi tahun yang akan datang ini," tandasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul - Nilai Hubungan Jokowi-Prabowo Kian Mesra, Jokpro: Kalau Dilanjutkan pada Pilpres 2024, Indonesia Akan Aman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/04052022-prabowo_dan_jokowi.jpg)