Nasional

Kemenkes Temukan 18 Orang Dugaan Kasus Hepatitis Akut, Ini Daerahnya

Kementerian Kesehatan melaporkan telah menemukan dugaan kasus Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya kepada 18 orang

Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi hepatitis. (SHUTTERSTOCK/EMILY FROST) 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Kementerian Kesehatan melaporkan telah menemukan dugaan kasus Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya kepada 18 orang.

Kasus tersebut berasal dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Kalimantan Timur. Paling banyak di DKI Jakarta dengan 12 kasus.

Baca juga: Ini Enam Pemain Persipura yang Hengkang ke Klub Lain, Berikut Nama-Namanya

Dari 18 kasus tersebut, 9 kasus masuk status pending classification, tujuh discarded, satu dalam proses verifikasi dan satu probable.

Tujuh kasus discarded terdiri dari 1 orang positif Hepatitis A, 1 orang positif Hepatitis B, 1 orang positif Tifoid, 2 orang demam berdarah dengue, 2 lainnya berusia lebih dari 16 tahun.

Selain itu, dari hasil investigasi kontak tidak ditemukan adanya penularan langsung dari manusia ke manusia.

Baca juga: Sniper Luki Murib Tewas, Balas Dendam ala KKB dalam 2 Pekan di Papua

“Tujuh dari 18 pasien diduga Hepatitis Akut dinyatakan meninggal, namun saat ini masih belum dipastikan apakah meninggal karena penyakit Hipertensi Akut atau ada faktor lainnya,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan sekaligus Direktur Utama RS Penyakit Infeksi, Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (13/5/2022) dikutib dari kemkes.go.id.

Baca juga: Tak Hadiri Halalbihalal PDIP Jateng, Ganjar Pranowo Ngaku Sedang Kondangan di Makassar

dr. Syahril mengatakan pasien yang diduga Hepatitis Akut ini memiliki rentang usia 0-20 tahun. Paling banyak anak yang berusia 5-9 tahun ada 6 orang, usia 0-4 tahun ada 4 orang, usia 10-14 tahun ada 4 orang, dan usia diatas 15-20 tahun ada 4 orang.

Adapun gejala yang ditemukan pada pasien dugaan Hepatitis Akut yakni demam, mual, muntah, hilang nafsu makan, diare akut, lemah, nyeri bagian perut, nyeri pada otot dan sendi, kuning di mata dan kulit, gatal-gatal, dan urine seperti air teh.

Baca juga: Cerita Riyanto Naiki Travel Gelap yang Isinya Komplotan Begal: Tangan Kaki Diikat, Mulut Dilakban

“Meski gejala yang ditemukan mengarah pada Hepatitis Akut namun belum bisa dipastikan pasien menderita Hepatitis Akut, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut,”ujarnya.

Baca juga: Yan Mandenas Sebut Pemain yang Keluar dari Persipura Seperti Kacang Lupa Kulit

Sebagai tindak lanjut,tambah dia, Kementerian Kesehatan bersama pihak terkait terus melakukan upaya investigasi dengan melakukan analisis pathogen menggunakan Whole Genome Sequencing (WGS) maupun penyelidikan epidemiologi lebih lanjut untuk memastikan penyebab dari kejadian Hepatitis Akut ini. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved