Info Merauke
Pasukan Cakalele Hahi Arak Obor Pattimura dari Monumen Kapsul Waktu Menuju Taman Mandala Merauke
Terima kasih banyak kepada bapak-bapak adat keluarga besar Marind sudah membawakan api alam buat kami keluarga Maluku
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Pasukan tarian Cakalele Hahi mengarak obor Pattimura dari Monumen Kapsul Waktu yang berada di depan Kantor Bupati Merauke Provinsi Papua menuju Taman Mandala Merauke, Minggu (15/5/2022).
• Bupati Merauke Ajak Seniman Dorong Pemerintah Pusat Tetapkan Hari Menggambar Nasional
Diawali dengan penyerahan api obor Pattimura oleh keluarga besar adat Marind kepada keturunan Thomas Matulessy, keluarga besar Maluku.
Pemangku adat tarian Cakalele Hahi, Noya melepas sekaligus memimpin 60 personel pawai obor Pattimura dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-205 Pattimura Day di Bumi Anim Ha.
Penari Cakalele Hahi berasal dari Hulaliu Haturesi Rakhanyawa, Pulau Haruku, Maluku Tengah, Nusalea.
• 125 Kafilah dari 8 Distrik Ikuti MTQ XXIX Merauke: Mencari Qori Terbaik Untuk Tingkat Nasional
"Terima kasih banyak kepada bapak-bapak adat keluarga besar Marind sudah membawakan api alam buat kami keluarga Maluku," tutur Noya.
Dia meminta tokoh-tokoh adat Marind tetap ikut mengawal pawai obor Pattimura hingga finish di Taman Mandala.
"Sebuah penghormatan besar dari pemilik tanah ini. Kami menghargai dan menghornati bapak sampai kapanpun," tegas Noya.
• 205 Komunitas Seni Rupa di Indonesia Ikuti Pameran Menggambar Hitam Putih di Merauke Papua
Diakuinya, obor Pattimura yang diarak adalah obor adat yang memiliki nilai sejarah sangat tinggi, yang hingga kini dijaga kelestariannya.
"Semoga Tuhan melindungi kita sampai tempat tujuan. Saya melepas arak-arakan ini dengan bunyi Tahuri dan Tifa," paparnya.
• Ikemal Papua Bangkitkan Semangat Pattimura Muda Berperan Dalam Pembangunan
Pemangku adat tarian Cakalele Hahi, Noya kepada Tribun-Papua.com menjelaskan, api obor akan diserahkan kepada Pattimura-pattimura muda di sejumlah titik.
Di antaranya di ruas Jalan Ahmad Yani, Bambu Pemali, Raya Mandala hingga sampai Taman Mandala, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.
"Kami persilahkan juga masyarakat berbagi etnis, siapa saja bisa masuk dalam arak-arakan obor Pattimura," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/penari-cakalele-di-merauke.jpg)