DOB Papua
Ketua MUI Papua, KH Syaiful Islami Al-Payage Minta Tokoh Agama Bijak Sikapi DOB
Kita dan tokoh-tokoh agama harus bijak menyikapi DOB dengan mempertimbangkan positif dan negatif
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: M Choiruman
Laporan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua, KH Syaiful Islami Al-Payage meminta semua kalangan, termasuk tokoh agama berpikir kritis menyikapi pro dan kontra rencana pemerintah yang melakukan pemekaran Daerah Otonom Daerah (DOB) di Papua.
• Ini Alasan Gubernur Papua, Lukas Enembe Tolak DOB: Saya Tahu Betul Masyarakat Papua
• Ikuti Titah Gubernur Papua, Oktovianus Maniani Ajak Pemuda Tak Terpengaruh Kisruh Rencana DOB
"Kita dan tokoh-tokoh agama harus bijak menyikapi DOB dengan mempertimbangkan positif dan negatif. Menurut saya sendiri, manfaatnya lebih besar, sehingga harus mendukung," katanya di Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (29/5/2022).
Lebih lanjut dia menjelaskan, pemeritah pusat mempunyai niat baik pada daerah yang nantinya pemekaran. Termasuk dalam hal percepatan pembangunan di daerah ini.
• Wabup Ini Sebut Demo Tolak DOB Papua Tak Pengaruhi Pembahasan di Jakarta
Dengan adanya DOB Papua, generasi muda Papua dapat mengisi pembangunan di masa mendatang dengan memaksimalkan potensi dan keilmuan yang dimiliki.
Hal ini penting, dan orang Papua harus mempersiapkan diri secara baik melalui pendidikan dan mental sehingga kedepan dapat bersaing.
• Pendeta Yones Wenda Dukung DOB: Penolak Pemekaran Bukan Representatif Masyarakat Papua
"Ini harus dilakukan jika kita masih terkotak-kotak dengan menerima atau tidak, kita tidak pernah maju. Padahal Papua harus sejajar dengan daerah lain," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kh-syaiful-islami-al-payage-new.jpg)