Pemkab Jayapura
Festival Danau Sentani dan KMAN jadi Ajang Kebangkitan Masyarakat Adat
Perhelatan ke-12 Festival Danau Sentai (FDS) dan pelaksanaan ke-6 Kongres Masyarakant Adat Nusantara disebut jadi ajang kebangkitan masyarakat adat.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Perhelatan ke-12 Festival Danau Sentai (FDS) dan pelaksanaan ke-6 Kongres Masyarakant Adat Nusantara disebut jadi ajang kebangkitan masyarakat adat.
Demikian disampaikan Ketua Forum Kenambai Kreatif Kabupaten Jayapura, Sopie Serontou, dalam rapat bersama pemerintah Kabupaten Jayapura, di Sentani, Selasa (31/5/2022).
Baca juga: Bupati Jayapura: Kongres Masyarakat Adat Nusantara Penting untuk Papua dan Indonesia
Sopie Serontou menyampaikan keyakinannya di hadapan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, Timothius J Demetouw.
Dalam kesempatan itu, Sopie mengaku pihaknya telah menawarkan konsep untuk dikerjakan pada FDS dan KMAN nanti.
"Kami membahas kerjasama pemerintah dan dengan forum kreatif," ujarnya di Kantor Bupati Jayapura.
Menurutnya, Forum Kreatif Numbay merupakan wadah untuk semua komunitas di Papua agar ikut serta dalam kedua iven besar tersebut.
Baca juga: Pemkab Jayapura Pastikan Jaringan Internet selama Kongres-6 AMAN Tak Gangguan
"Jadi kami yang mengakomodir komunitas tersebut, dari semua CEO ataupun founder dari komunitas," katanya.
Ia berharap melalu pertemuan ini, ke depan usaha yang dijalanakan oleh komunitas terus berjalan.
Kini pihaknya telah bekerja sama dengan 10 komunitas di luar 17 sektor ekonomi kreatif.
Adapula kerja sama dengan 13 sektor pariwisata.
"Kami terlibat untuk memberikan dukungan dan juga promosi tentang adanya karena merupakan tanggung jawab," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/festival-danau-sentani-2016.jpg)