KKB Papua

Bripda Diego Dibunuh dan Senjata Dirampas, 300 Brimob Dikerahkan Memburu KKB Papua

Perburuan KKB Papua terpaksa harus dilakukan pasca-tewasnya Bripda Diego Rumaropen. Polri berupaya menyelamatkan 2 pucuk senjata yang dirampas.

Tribun-Papua.com/Istimewa
OLAH TKP - Proses olah TKP kasus pembunuhan Bripda Diego Rumaropen di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (22/6/2022) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 300 personel Brimob Nusantara dikerahkan memburu pelaku pembunuhan Bripda Diego Rumaropen di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Perburuan dilakukan tim gabungan bersama Satgas Damai Cartez.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menegaskan, akan berusaha keras untuk menangkap pelaku pembunuhan diserati perampasan dua pucuk senjata api dari tangan Bripda Diego.

Tim khusus juga telah diterjunkan untuk memeriksa para saksi di sekitar lokasi kejadian.

"Tentunya dalam rangka pencarian dua senpi tersebut kita akan memperkuat perbantuan, baik dari Satgas Damai Cartenz yang dibantu juga dari Reskrim Polres Jayawijaya."

Baca juga: Ratusan Personel Brimob Dikerahkan Buru Pembunuh Bripda Diego Rumaropen

"Kami juga akan kirim 300 personel Brimob ke Jayawijaya untuk mem-backup tim yang sudah ada di sini," kata Fakiri saat memantau langsung proses olah TKP di Jayawijaya, Rabu (22/6/2022).

Mengenai keberadaan dua pucuk senjata api yang dirampas, Fakiri menduga kuat senjata tersebut akan dibawa ke Kabupaten Nduga. Namun, ia meyakini, saat ini senjata tersebut masih berada di Jayawijaya.

"Kami yakin senjata itu belum sampai ke sana (Nduga), ini didasari apa yang telah dipelajari oleh Satgas dan Direskrimum, tapi tentu ini perlu pendalaman lagi," kata Fakiri.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota Brimob, Bripda Diego Rumaropen, tewas diserang orang tidak dikenal (OTK) di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (18/6/2022).

Selain itu, dua pucuk senjata api yang dipegang korban pun hilang dan diduga telah dirampas para pelaku.

"Benar ada kejadian dimana satu anggota kami jadi korban," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakiri, di Jayapura, Minggu (19/6/2022).

Baca juga: Bripda Diego Tewas, Irjen Mathius Fakhiri: Copot AKP Rustam Hari Ini

Fakiri pun telah mencopot AKP Rustam dari jabatannya sebagai Komandan Kompi D Brimob Wamena.

Sedangkan untuk pelaku, Fakiri menyebut bahwa pelaku diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga yang dipimpin oleh Egianus Kogoya.

KKB Papua Dituding sebagai Pelaku

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved