KKB Papua

Bripda Diego Dibunuh dan Senjata Dirampas, 300 Brimob Dikerahkan Memburu KKB Papua

Perburuan KKB Papua terpaksa harus dilakukan pasca-tewasnya Bripda Diego Rumaropen. Polri berupaya menyelamatkan 2 pucuk senjata yang dirampas.

Tribun-Papua.com/Istimewa
OLAH TKP - Proses olah TKP kasus pembunuhan Bripda Diego Rumaropen di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (22/6/2022) 

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) disebut sebagai aktor pembunuhan anggota Brimob, Bripda Diego Rumaropen, disertai perempasan dua pucuk senjata api di Kabupaten Jayawijaya.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyebut, Egianus Kogoya Cs sebagai pelaku.

Pernyataan Mathius, menyusul penyelidikan anggota polisi di lapangan.

“Sudah bisa kita simpulkan, dugaan kuat ini dilakukan oleh kelompok Nduga,” kata Irjen Mathius Fakhiri kepada wartawan termasuk Tribun-Papua.com di Jayapura, Senin (20/6/2022).

Menurut Fakhiri, berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini dua pucuk senjata api milik Polri yang dicuri tersebut sedang dalam perjalanan ke Kabupaten Nduga.

Baca juga: Bripda Diego Rumaropen Dibunuh saat Berburu, 2 Senjata Dirampas: Ini Pelakunya

“Laporan terakhir dari lapangan, sudah menuju ke Nduga. Sehingga tentunya kami akan mengambil langkah-langkah,” imbuhnya.

Maka dari itu, Kapolda Papua telah berkoordinasi dengan Pangdam XVII/Cenderawasih untuk meningkatkan kewaspadaan di pos-pos penjagaan, baik Brimob maupun TNI. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "300 Personel Brimob Nusantara Dikirim ke Wamena untuk Kejar Pelaku Pembunuhan dan Perampasan Senjata",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved