Pilpres 2024
Kubu Ini Siap Lengserkan Jokowi: Dukung Ganjar Sebagai Capres!
Partai NasDem ingin memasangkan Ganjar dengan Anies karena duet keduanya dinilai mempersatukan masyarakat.
TRIBUN-PAPUA.COM – Wacana menduetkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan disampaikan Surya Paloh ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) 2 minggu sebelum bursa capres Nasdem diumumkan.
Ini menandakan bahwa, Partai NasDem sangat serius ‘mencaplok’ Ganjar Pranowo dan PDI-P.
"Ya itu (pasangan Ganjar-Anies) sudah disampaikan langsung Pak Surya Paloh ke Pak Jokowi waktu Salasa malam ketemu. Sudah disampaikan," kata Ketua Umum organisasi relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi dikutip dari laman Kompas.com, pada Kamis (2/6/2022).
Baca juga: PDI-P dan Nasdem Siap Pecah Kongsi Pasca-dua Tokoh Ini Dipasangkan?
Mendengar usulan itu, kata Budi, Jokowi hanya mengangguk-angguk, tanpa memberikan pernyataan persetujuan ataupun penolakan.
"Namanya usulan kan oke saja. Artinya belum pasti, belum tentu setuju dan belum tentu tidak setuju," ujar Budi.
Nasdem beralasan, pihaknya ingin memasangkan Ganjar dengan Anies karena duet keduanya dinilai mempersatukan masyarakat yang sebelumnya sempat terbelah karena Pemilu 2014 dan 2019.
Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi menilai, Partai Nasdem bakal mendulang keuntungan elektoral karena memasukkan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di bursa Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
Ini karena Ganjar tengah populer di masyarakat dan elektabilitasnya belakangan terus meningkat.
"Pencalonan Ganjar sebagai bakal capres melalui Rakernas Nasdem membawa implikasi di internal Nasdem memberi dampak bagi peningkatan elektoral partai," kata Ari masih dikutip dari laman yang sama, Selasa (28/6/2022).
Dalam survei sejumlah lembaga, Nasdem merupakan partai papan tengah yang elektabilitasnya berkisar di angka 4-5 persen.
Sementara, pada Pemilu 2019 lalu, Nasdem menempati urutan 4 teratas dengan perolehan suara 9,05 persen setelah PDI-P, Gerindra, dan Golkar.
Baca juga: Alasan Ketum Nasdem Surya Paloh Usulkan Wacana Duet Pemersatu Bangsa Anies-Ganjar dan Tanggapan PDIP
Kendati demikian, kata Ari, di eksternal Nasdem, langkah partai pimpinan Surya Paloh itu berpotensi merenggangkan hubungannya dengan PDI Perjuangan.
Bagaimanapun, Ganjar kini masih menjadi kader PDI-P. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu bahkan belum mengumumkan Capres yang akan mereka usung ketika Nasdem sudah menggembar-gemborkan nama Ganjar di bursa Pilpres mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/29062022-ganjar_pranowo-1.jpg)