ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pemilu 2024

Lengserkan Megawati Soekarnoputri, Ini Sosok Penerus Tahta Ketua Umum PDIP

Sosok penerus tahta Ketua Umum PDIP bakal lengeserkan Megawati Soekarnoputri ketika sudah pensiun.

Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/Tribun Network
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Diketahui, Sosok penerus tahta Ketua Umum PDIP bakal lengeserkan Megawati Soekarnoputri ketika sudah pensiun. sosok penggantinya disebut berasal dari orang dekat Megawati. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya melihat Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani sebagai sosok penerus tahta Ketua Umum PDIP.

Terlebih, Puan memang dinilai pantas mengemban jabatan Ketua Umum PDIP, lengeserkan Megawati Soekarnoputri ketika sudah pensiun.

Pasalnya, kursi Ketua Umum PDIP pada akhirnya bakal ditempati orang dekat Megawati.

Baca juga: Figur Capres Masih Tanda Tanya, Megawati Sudah Siapkan Penerus Ketua Umum PDIP, Segera Pensiun?

Menurut dia, setelah nantinya tak menjabat, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bakal melimpahkan kursi kepemimpinan parpol ke putra atau putrinya.

Kata Yunarto, ditunjuknya Puan Maharani mengemban sejumlah tugas kepartaian beberapa waktu belakangan merupakan upaya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mempersiapkan putrinya menggantikan dia kelak.

Dengan memerintahkan Puan konsolidasi dengan kader partai di daerah, Mega seakan hendak mengenalkan putrinya ke keluarga besar PDIP dan masyarakat luas sebelum kemudian melimpahkan tongkat estafet kepemimpinan.

"Karena kita tahu partai ini masih sangat terpusat hanya pada sosok Bu Mega yang sudah puluhan tahun menjadi faktor pengikat," ucap Yunarto dilansir dari Kompas.com, Selasa (5/7/2022).

Yunarto berpandangan, Puan menjadi sosok yang potensial menggantikan Megawati di kursi ketua umum PDIP.

Baca juga: Eks Kapolda Papua Dilengserkan, Dua Kader PDIP Berebut Kursi Menpan RB, Jokowi Seret Megawati

Sebab, tidak hanya berpengalaman mengemban jabatan penting di partai, Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP itu pernah berada di pemerintahan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), lalu kini di legislatif sebagai Ketua DPR RI.

"Mungkin juga ini secara internal sebagai upaya menyiapkan Mbak Puan untuk menjadi pengganti Bu Mega di jabatan ketua umum entah kapan," kata Yunarto.

Hal ini sejalan dengan ideologi politik PDIP yang sejak dulu selalu berkiblat pada sosok Proklamator Soekarno.

Oleh karenanya, kecil kemungkinan kursi tertinggi partai kelak dilimpahkan pada figur di luar garis keturunan presiden pertama RI itu.

"Saya pikir kalau untuk (kursi ketua umum) PDI Perjuangan akan mengarah pada 'darah biru'.”

“Peluang bagi sosok di luar darah biru lebih terbuka untuk posisi capres dan itu pernah ditunjukkan Bu Mega ketika memajukan Jokowi sebagai presiden," ujarnya.

Baca juga: Geser Jokowi dan Amin, Ini Sosok Ideal Pendamping Ganjar Pranowo Diusung Jadi Calon Presiden PDIP

Dengan kata lain, PDIP hanya membuka peluang bagi sosok di luar trah Soekarno dalam urusan pencalonan presiden.

Hal ini dibuktikan dengan penujukan Joko Widodo sebagai presiden yang diusung partai berlambang banteng itu.

"Kalau saya melihat tetap trah Bung Karno atau darah biru ini memiliki peluang yang jauh lebih besar ketika berbicara mengenai posisi ketua umum atau faktor pengikat di internal," terang Yunarto.

Sebelumnya Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani mendapat tugas baru di partainya untuk keliling Indonesia bertemu dengan kader PDIP di daerah.

Tugas ini dimandatkan langsung oleh Megawati.

Baca juga: Duel Ganjar dan Puan, Siapa yang Mampu Rebut Hati Megawati dan Geser Jokowi dari Kursi Presiden?

Puan mengaku, dirinya telah berkeliling ke berbagai penjuru tanah air, mulai dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua.

"Selama ini saya muter-muter, Jawa Tengah, Jawa Timur, ini mulai masuk Jawa Barat, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua, dan lain sebagainya. Ada yang nanya Mbak Puan mau ngapain si muter-muter?" kata Puan dalam keterangannya, Senin (4/7/2022).

“Ya pertama sebagai Ketua DPP partai sebagai Ketua DPR saya ditugaskan, inget ya ditugaskan Ibu Ketua Umum (Megawati) untuk muter-muter, untuk ketemu sama keluarga besar PDI Perjuangan,” sambungnya.

Baca juga: Geser Prabowo dan Anies, Gubernur Jawa Tengah Siap Diusung PDIP Jadi Capres

Menurut Puan, tugasnya untuk berkeliling tanah air ini dalam rangka konsolidasi partai.

Sebelumnya, Megawati juga mengamanatkan Puan agar melakukan penjajakan kerja sama dengan partai politik lain guna menghadapi Pemilu 2024.

"Dan tadi saya diminta ibu ketum sebagai ketua DPR bisa ikut menjajaki kerja sama, ada silaturahmi," kata Puan usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022). (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved