Demo Tolak DOB Papua

Tanggapan Jubir PRP soal Flayer Aksi Tolak DOB Didanai Jutaan Rupiah, Jefry Wenda: Itu Hoax

Saya sampaikan bahwa flayer yang beredar di pesan berantai itu murni bukan saya. Dan itu hoax

ISTIMEWA
FLAYER HOAX - Juru Bicara Petisi Rakyat Papua membantah beredarnya flayer yang mengatasnamakan dirinya terkait aksi menolak DOB didukung dana jutaan rupiah.  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Juru bicara (Jubir) Petisi Rakyat Papua (PRP), Jefry Wenda membantah terkait beredarnya flayer yang mengatasnamakan dirinya menerima dana sebesar Rp 25 juta rupiah untuk memomotori aksi menolak pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) secara nasional, Jumat (29/7/2022) besok. 

Warga Kabupaten Jayapura Diminta Jangan Terprovokasi Aksi Tolak DOB dan Otsus Papua

Kepada Tribun-Papua.com, Kamis (28/7/2022), Jubir PRP, Jefry Wenda mengatakan, poster yang dibuat seola-olah aksi yang akan dilakukan adalah dukungan DPR Papua.

"Saya sampaikan bahwa flayer yang beredar di pesan berantai itu murni bukan saya. Dan itu hoax," tegas Jefry.

Jefry mengatakan, flayer tersebut merupakan permainan oknum tertentu untuk menggangu aksi yang akan digelar secara nasional tersebut.

Baca juga: Polresta Jayapura Siagakan 2.000 Personel Amankan Demo Petisi Rakyat Papua 29 Juli

"Mereka lakukan itu agar rakyat Papua tidak bersimpati untuk ikut aksi menolak DOB tersebut. Sekali lagi saya tegaskan bahwa ini adalah cara-cara murahan yang dilakukan untuk memperkeruh situasi," ujarnya.

Jefry menjelaskan, poster tersebut bukan hal baru. Melainkan oknum terkait sudah memainkan hal itu sejak lama. Untuk itu, rakyat Papua akan tetap melawan.

"Sekarang rakyat Papua sudah cerdas, dan apa yang telah mereka sebar itu hoax. Rakyat Papua tidak boleh terprovokasi dengan postingan tersebut," ujarnya lagi.

TEGAS! Polisi Tolak Pemberitahuan Demo 29 Juli Petisi Rakyat Papua, Kombes Victor: Merusak Persatuan

Jefry menambahkan, rakyat Papua tetap fokus dengan agenda rakyat yang akan dilakukan secara nasional di seluruh tanah air indonesia.

"Walaupun mereka mengaburkan situasi dengan menyebarkan flayer-flayer hoax. Tapi kami PRP akan tetap berjuang," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved