Kekeringan di Lanny Jaya Papua

Mengenal Distrik Kuyawage di Lanny Jaya yang Sudah Terdampak Embun Beku 3 Kali

Ini profil Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, yang sejak awal Juni 2022 dilanda embun beku yang menyebabkan kekeringan di daerah tersebut.

ISTIMEWA
Ratusan warga Distrik Kuyawage, Lanny Jaya,Provinsi Papua menghadapi cuaca ekstrem berupa hujan es yang mengganggu ketersediaan pangan - Ini profil Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, yang sejak awal Juni 2022 dilanda embun beku yang menyebabkan kekeringan di daerah tersebut. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, dilanda fenomena embun beku sejak awal Juni 2022.

Fenomena embun beku tersebut membuat Distrik Kuyawage mengalami kekeringan.

Ratusan warga di Distrik Kuyawage terdampak bencana tersebut dan sempat mengalami kelaparan karena lahan pertanian warga rusak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mencatat setidaknya ada 548 warga yang terdampak.

BENCANA- Ratusan warga Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, mengalami kelaparan akibat tanaman pangan di kebun mereka mengalami kerusakan. Empat orang dilaporkan meninggal. Kondisi ini disebabkan fenomena alam embun beku sejak 1 Juni 2022.
BENCANA- Ratusan warga Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, mengalami kelaparan akibat tanaman pangan di kebun mereka mengalami kerusakan. Empat orang dilaporkan meninggal. Kondisi ini disebabkan fenomena alam embun beku sejak 1 Juni 2022. (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Baca juga: Ratusan Warga di Lanny Jaya Terdampak Kekeringan karena Embun Beku, Kelaparan setelah Gagal Panen

Berbatasan langsung dengan Kabupaten Puncak, Kuyawage merupakan salah satu wilayah terisolasi di wilayah pegunungan Papua.

Warga di sana biasanya berpergian dengan berjalan kaki untuk menuju ke Distrik Tiom yang merupakan ibu kota Kabupaten Lanny Jaya lantaran akses transportasi darat yang belum terbuka.

"Pusat pemerintahan ada di Kuyawage 1 yang kalau ditempuh dengan berjalan kaki dari titik terdekat kendaraan itu waktunya bisa lebih dari satu hari," ujar Christian Sohilait, mantan Sekda Lanny Jaya 2015-2020 ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (3/8/2022).

Bukan Pertama Kali

Menurut Christian, fenomena embun beku di Kuyawage sudah terjadi berulang kali. Setidaknya ia mencatat ini adalah kejadian ketiga kali.

Fenomena pertama terjadi pada 1998 dan membuat beberapa warga meninggal dunia karena kelaparan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved