Ahli Forensik Digital Ungkap Sejumlah Kejanggalan CCTV di Rumah Ferdy Sambo, Diduga Sudah Diedit
Ahli forensik digital Abimanyu Wahyuwidayat menilai ada sejumlah kejanggalan dalam rangkaian hasil rekaman CCTV dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
TRIBUN-PAPUA.COM - Ahli forensik digital Abimanyu Wahyuwidayat menilai ada sejumlah kejanggalan dalam rangkaian hasil rekaman CCTV dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Ia menilai, rekaman CCTV terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang beredar di media massa itu sudah melalui proses penyuntingan atau editing.
Dalam program Kompas Petang di Kompas TV, Abimanyu membeberkan hasil analisisnya terkait rangkaian rekaman kamera CCTV yang berada di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Baca juga: Pastikan Tak Ada Organ Tubuh Brigadir J yang Hilang, Tim Forensik: Tak Ada Luka Selain Luka Tembak
Dilansi Kompas.com, berikut ini rangkuman kejanggalan dalam rekaman kamera CCTV yang diungkap oleh Abimanyu.
1. Gambar Mobil Sambo di Garasi
Abimanyu mengatakan, tanda pertama yang nampak kalau rekaman kamera CCTV itu sudah disunting adalah dari 2 mobil yang terparkir di garasi rumah mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo.
"Ini bukan analisa saya saja, masyarakat juga melihat logikanya, bahwa sekarang dilihat kendaraan yang warna hitam itu kendaraannya terkompres," ujar Abimanyu.
2. Format Rekaman Berbeda
Abimanyu, tanda kedua yang memperlihatkan rekaman video dari kamera CCTV itu sudah diedit adalah dari format tampilan.
"Kemudian saat layar itu ditampilkan, itu formatnya 1:1. Padahal kalau layar CCTV biasanya 4:3 atau 16:9, lebar. Melebar, bukan kotak. Dengan demikian berarti ada area yang dipotong," ucap Abimanyu.
Baca juga: Anggota DPR Cecar Mahfud MD soal Motif Pembunuhan Brigadir J: Dibuka Saja kalau Memang Dapat Bocoran
3. Label Waktu Berukuran kecil
Selain itu, hal yang membuat Abimanyu meyakini rekaman kamera CCTV itu sudah disunting adalah dari penunjuk waktu (time stamp).
"Silakan kita perhatikan dari time stamp-nya. Sangat kecil. Yang namanya time stamp CCTV harusnya sangat mudah bisa terbaca, tetapi saat ini kecil. Berarti time stamp-nya itu sudah editan. Dengan demikian sudah jelas hasil kamera yang di garasi itu editan," papar Abimanyu.
4. Keberadaan Mobil Istri Sambo
Abimanyu juga menyoroti soal keberadaan kendaraan yang ditumpangi oleh istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dalam rangkaian rekaman kamera CCTV di dekat lokasi kejadian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/rumah-dinas-kadiv-propam-polri-di-kompleks-polri-duren-tiga.jpg)