Kongres Masyarakat Adat

Kepala Distrik Sentani Minta Warga Jaga Kebersihan Menjelang Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI

Saya meminta seluruh warga menjaga kebersihan lingkungan, agar para tamu dari berbagai daerah datang bisa merasa nyaman di daerah ini

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
JAGA KEBERSIHAN - Kepala Distrik Sentani, Marsuki Ambo meminta warga di Distrik Sentani untuk terus menjaga kebersihan seiring makin dekatnya Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kesibukan melakukan persiapan Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) tak hanya dilakukan panitia lokal dan pusat. Kesibukan juga mewarnai warga di tingkat distrik atau kecamatan hingga kampung. Termasuk menjaga kebersihan menjelang Kongres Masyarakat Adat.

Kinerja Panitia Kongres Masyarakat Adat Dievaluasi, Bupati Jayapura Beberkan Hal Ini

Misalnya dilakukan Kepala Distrik Sentani, Marsuki Ambo. Dia tak henti-hentinya memberi imbauan kepada warga agar terus menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, dia juga terus melakukan pemantauan kebersihan di kampung-kampung, agar saat kongres masyarakat adat tiba, lingkungan bersih dan nyaman.

"Acara kan semakin dekat. Makanya saya terus meminta seluruh warga menjaga kebersihan lingkungan, agar ketika para tamu dari berbagai daerah yang datang dapat menyaksikan semua keindahan dan kenyamanan yang ada di sini," kata Marsuki.

Bupati Jayapura Evaluasi Kinerja Panitia Kongres Masyarakat Adat: Biar Tak Terkotak-kotak

Selain itu, dia juga meminta agar warga untuk terus aktif menyuarakan Kongres Masyarakat Adat pada Oktober 2022 mendatang ke kampung-kampung maupun warga sekitar.

Harapannya, seluruh warga khususnya di Kabupaten Jayapura mengetahui bakal ada kegiatan berskala nasional di Kabupaten Jayapura. Dengan begitu, lanjut dia, warga sudah siap dan bisa menjadi tuan rumah yang baik.

Dua Kampung Adat di Kota Jayapura Siapkan Kerajinan Khas Papua saat Kongres Masyarakat Adat

Apalagi, dalam Kongres Masyarakat Adat tersebut akan dihadiri ribuan masyarakat adat dari seluruh Indonesia. Dengan begitu, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura untuk menunjukkan kesiapannya sebagai tuan rumah yang baik.

Sekadar diketahui, Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) digelar di Kabupaten Jayapura pada 24-30 Oktober 2022 mendatang.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw Berharap Peran Pemprov Papua Sukseskan Kongres Masyarakat Adat

Dalam pergelaran ini, bakal dihadiri oleh ribuan komunitas masyarakat adat di seluruh Indonesia.

Selain itu, pergelaran KMAN VI ini, nantinya bakal digelar sekaligus dengan Festival Danau Sentani (FDS) dan Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Masyarakat adat di Kabupaten Jayapura. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved