Papua Terkini

Kemkominfo Ajak Masyarakat Perangi Hoaks

Informasi bohong atau hoaks menjadi ancaman nyata di tengah perkembangan teknologi informasi.

Editor: Roy Ratumakin
Kemkominfo for Tribun-Papua.com
Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bambang Gunawan yang diwakili oleh Koordinator Informasi dan Komunikasi Hukum dan HAM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Filmon Leonard Warouw dalam Pertunjukan Rakyat dengan tajuk 'Cerdas Memilah Informasi, Waspada Hoaks', Selasa (30/8/2022). Acara itu juga menghadirkan dua narasumber lain yakni Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Jayapura, Sri Wijayanti dan Content Creator Papua, Jeni Karay. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Informasi bohong atau hoaks menjadi ancaman nyata di tengah perkembangan teknologi informasi.

Hoaks yang disebarkan dapat memberikan informasi yang menyesatkan dan dapat menyebabkan disintegrasi bangsa.

Oleh karena itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk memerangi hoaks.

Baca juga: Kominfo Ajak Berbagai Pihak di Negeri Matahari Terbit Sukseskan Gernas BBI

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bambang Gunawan yang diwakili oleh Koordinator Informasi dan Komunikasi Hukum dan HAM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Filmon Leonard Warouw mengungkapkan hal tersebut dalam Pertunjukan Rakyat dengan tajuk 'Cerdas Memilah Informasi, Waspada Hoaks', Selasa (30/8/2022) malam di Stasiun TVRI Papua.

Acara itu juga menghadirkan dua narasumber lain yakni Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Jayapura, Sri Wijayanti dan Content Creator Papua, Jeni Karay.

 

 

Penyebaran hoaks pada era ini seakan memiliki jalan tol seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Hal ini karena masyarakat semakin terkoneksi dengan dunia maya. Terlebih sejak pandemi Covid-19, intensitas penggunaan internet dan layanan digital meningkat tajam.

Dengan begitu, keberadaan hoaks menjadi ancaman serius di samping keamanan siber, data pribadi, dan konten negatif.

Filmon Leonard Warouw memaparkan beberapa ciri berita hoaks yang mudah dikenali oleh publik. Ciri pertama dapat dilihat dari judul yang cenderung provokatif hingga menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Bahkan terkadang, hoaks juga menimbulkan rasa bahagia yang berlebihan, permusuhan, dan kebencian. Ciri selanjutnya, imbuh Filmon Leonard Warouw, ialah sumber informasi yang tidak jelas.

Seringkali, informasi tersebut tidak mencantumkan narasumber serta ditulis dengan bahasa bombastis atau berlebihan.

Baca juga: Berantas KKN, Kominfo dan KPK Gelar Literasi Hukum dan HAM Digital: Ini yang Dibahas!

Ciri lain yang kerap ditemui ialah penggunaan foto atau video yang tidak relevan dengan isi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved