Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

Lukas Enembe Sakit dan Berobat di Singapura Sambil Main Judi, Pengacara: Cari ‘Refreshing’

Aktivitas dari sang gubernur di beberapa Negara saat bermain judi pun dipublis Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

Editor: Roy Ratumakin
Kolase Tribun-Papua.com
ILUSTRAS - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan hobi Gubernur Papua Lukas Enembe berjudi di kasino bukan isapan jempol. Menurut Boyamin Saiman, MAKI memiliki banyak bukti seperti foto dan video yang menggambarkan Lukas Enembe lagi asyik main judi. 

TRIBUN-PAPUA.COM – Aktivitas judi Gubernur Papua Lukas Enembe di luar negeri menjadi sorotan setelah temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap setoran tunai Lukas ke kasino judi Rp 560 miliar.

Aktivitas dari sang gubernur di beberapa Negara saat bermain judi pun dipublis Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

Pengacara Aloysius Renwarin menyebutkan bahwa kliennya, Gubernur Papua Lukas Enembe, bermain judi di luar negeri untuk mencari hiburan.

Baca juga: Namanya Diseret, Paulus Waterpauw Bereaksi: Pengacara Lukas Enembe Disomasi!

Terkait aktivitas Gubernur Lukas Enembe yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kuasa hukumnya pun angkat suara.

“Selama itu di Singapura, beliau bilang betul. Karena sambil bermain saja, hiburan,” kata Aloysius Renwarin, Senin (26/7/2022) satu di antara kuasa hukum dari Lukas Enembe.

Renwarin mengakui saat itu Lukas sedang sakit. Ia kemudian bermain judi di Singapura.

Menurut Aloy, aktivitas itu tidak dilakukan dengan jumlah uang yang besar. Judi tersebut diklaim hanya upaya untuk bersantai di tengah menderita sakit.

“Bukan berarti dengan uang jumlah besar. Santai-santai ketika dia sakit cari refreshing, begitu,” tuturnya.

Aloy memastikan bahwa aktivitas judi itu dilakukan dengan uang pribadi kliennya. Aloy mengaku enggan membicarakan lebih lanjut terkait judi tersebut. Menurut dia, sumber uang berjudi itu akan dijelaskan oleh Lukas.

Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Korupsi, MRP Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum!

Lebih lanjut, Aloy mengaku enggan menanggapi MAKI. Pihaknya saat ini sedang fokus menghadapi proses hukum oleh KPK.

Aloy juga mempertanyakan sumber data MAKI dan statusnya yang tidak memiliki kedudukan sebagai penyidik.

“Ini sudah masuk hukum formal, berdasarkan kerja penyidik saja, saya enggak mau teman-teman yang enggak ada urusan lain enggak usah ngomong,” tuturnya.

Selain itu, Aloy menyatakan, pihaknya akan melaporkan MAKI ke Mabes Polri. Pihaknya menilai laporan Maki tidak profesional.

“MAKI kita akan lapor polisi dia. Hasil dia, hasil penyelidikan atau hasil investigasi. Dia hanya terima laporan dari orang, tidak profesional itu saudara MAKI,” ancam Aloy.

Baca juga: Mangkir Lagi dari Pemeriksaan, KPK Ragukan Alasan Sakit Lukas Enembe

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved