Wisata Papua
Wisata Papua: Melihat Jejak Sejarah Perang Dunia II di Biak Numfor
Melihat jejak sejarah Perang Dunia II di tiga destinasi wisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Penulis: Astini Mega Sari | Editor: Astini Mega Sari
TRIBUN-PAPUA.COM - Kabupaten Biak Numfor, Papua, memiliki sejumah destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi.
Termasuk destinasi wisata sejarah Perang Dunia II.
Wisatawan bisa melihat jejak sejarah Perang Dunia II di Biak Numfor pada tiga destinasi wisata ini:
Baca juga: Wisata Papua: Tugu MacArthur, Saksi Sejarah Perang Pasifik di Bumi Cenderawasih
1. Gua Binsari
Gua Binsari berada di Desa Sumberker, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Dikutip dari laman Kementerian Perhubungan, Gua Binsari memiliki kedalaman sekitar 45 meter dan panjang 180 meter.
Untuk mencapai Gue Binsari, Anda bisa menempuh perjalanan darat dari pusat kota Biak dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
Untuk sampai ke mulut gua, wisatwan harus berjalan di jalan setepak sekitar 100 meter.
Lalu dari mulut gua, wisatawan harus menuruni anak tangga untuk menuju dasar gua.
Gua yang sering disebut dengan Gua Jepang karena ditemukan oleh tentara Jepang dan menjadi lokasi perlindungan mereka saat Perang Dunia II.
Tentara sekutu di bawah pimpinan Jenderal Douglas McArthur menjatuhkan bom dan drum-drum bahan bakar di atas gua tersebut hingga gua tersebut luluh lantak.
Baca juga: Wisata Papua: Jejak Sejarah Perang Dunia II di Pantai Hamadi Jayapura
Kabarnya tak kurang dari tiga ribu tentara Jepang tewas di dalam gua tersebut.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di dalam Gua Binsari terdapat tiga ruang besar yang dibentuk tentara Jepang untuk sejumlah kepentingan.
Ruang pertama dijadikan gudang, tempat menyimpan bahan makanan, obat-obatan, peralatan perang, dan alat-alat komunikasi.
Ruang kedua untuk merawat orang sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/peluru-kendaraan-perlengkapan-dan-senjata-peninggalan-jepang.jpg)