Selasa, 14 April 2026

Wisata Papua

Wisata Papua: Melihat Jejak Sejarah Perang Dunia II di Biak Numfor

Melihat jejak sejarah Perang Dunia II di tiga destinasi wisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Penulis: Astini Mega Sari | Editor: Astini Mega Sari
Warta Kota/Henry Lopulalan
Berbagai jenis peluru, kendaraan, perlengkapan dan senjata peninggalan Jepang saat Perang Dunia II yang di temukan dalam Gua Binsari, Biak, Papua, Selasa (20/8/2013) - Melihat jejak sejarah Perang Dunia II di tiga destinasi wisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kabupaten Biak Numfor, Papua, memiliki sejumah destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi.

Termasuk destinasi wisata sejarah Perang Dunia II.

Wisatawan bisa melihat jejak sejarah Perang Dunia II di Biak Numfor pada tiga destinasi wisata ini:

Baca juga: Wisata Papua: Tugu MacArthur, Saksi Sejarah Perang Pasifik di Bumi Cenderawasih

1. Gua Binsari

Gua Binsari bekas peninggalan Jepang dengan kedalama  seratus meter bekas penyimpanan logistik dan persenjataan pada perang   Dunia ke II menjadi salah satu andalan wisata sejarah Biak, Papua, Selasa (20/8/2013).
Gua Binsari bekas peninggalan Jepang dengan kedalama seratus meter bekas penyimpanan logistik dan persenjataan pada perang Dunia ke II menjadi salah satu andalan wisata sejarah Biak, Papua, Selasa (20/8/2013). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Gua Binsari berada di Desa Sumberker, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Dikutip dari laman Kementerian Perhubungan, Gua Binsari memiliki kedalaman sekitar 45 meter dan panjang 180 meter.

Untuk mencapai Gue Binsari, Anda bisa menempuh perjalanan darat dari pusat kota Biak dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Untuk sampai ke mulut gua, wisatwan harus berjalan di jalan setepak sekitar 100 meter.

Lalu dari mulut gua, wisatawan harus menuruni anak tangga untuk menuju dasar gua.

Gua yang sering disebut dengan Gua Jepang karena ditemukan oleh tentara Jepang dan menjadi lokasi perlindungan mereka saat Perang Dunia II.

Tentara sekutu di bawah pimpinan Jenderal Douglas McArthur menjatuhkan bom dan drum-drum bahan bakar di atas gua tersebut hingga gua tersebut luluh lantak.

Baca juga: Wisata Papua: Jejak Sejarah Perang Dunia II di Pantai Hamadi Jayapura

Berbagai jenis peluru, kendaraan, perlengkapan dan senjata peninggalan Jepang saat Perang Dunia II yang di temukan dalam Gua Binsari, Biak, Papua, Selasa (20/8/2013).
Berbagai jenis peluru, kendaraan, perlengkapan dan senjata peninggalan Jepang saat Perang Dunia II yang di temukan dalam Gua Binsari, Biak, Papua, Selasa (20/8/2013). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Kabarnya tak kurang dari tiga ribu tentara Jepang tewas di dalam gua tersebut.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di dalam Gua Binsari terdapat tiga ruang besar yang dibentuk tentara Jepang untuk sejumlah kepentingan.

Ruang pertama dijadikan gudang, tempat menyimpan bahan makanan, obat-obatan, peralatan perang, dan alat-alat komunikasi.

Ruang kedua untuk merawat orang sakit.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved