Wisata Papua
Wisata Papua: Melihat Jejak Sejarah Perang Dunia II di Biak Numfor
Melihat jejak sejarah Perang Dunia II di tiga destinasi wisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Penulis: Astini Mega Sari | Editor: Astini Mega Sari
Sementara yang ruang yang terakhir digunakan untuk para perwira untuk melakukan rapat berkaitan dengan kepentingan perang.
Ada banyak benda-benda bersejarah yang bakal ditemukan wisatawan di wilayah gua ini.
Pengunjung bisa melihat sejumlah perlengkapan perang tentara Jepang saat Perang Dunia II.
Mulai dari beragam jenis peluru, mortir, helm prajurit, senjata, hingga rangka kendaraan yang berkarat dimakan usia.
Ada pula sejumlah tulang-belulang seperti tengkorak, tulang kaki tangan tentara Jepang yang tewas pada masa perang sat itu.
Gua Lima Kamar terletak di Kampung Rim, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Untuk mencapai Gua Lima Kamar, pengunjung bisa menempuh perjalanan sekitar 15 menit dari pusat Kota Biak.
Gua Lima Kamar merupakan saksi bisu Perang Dunia II.
Dikutip dari Wisatabiak.com, gua ini digunakan oleh tentara Jepang sebagai tempat persembunyian.
Gua Lima Kamar juga difungsikan sebagai 'rumah sakit' tempat para tentara Jepang yang terluka dirawat.
Gua ini dinamakan Lima Kamar karena terbagi menjadi lima rongga atau kamar.
Rongga pertama diisi oleh tentara yang berjaga.
Rongga kedua untuk lokasi pengobatan emergensi dan rongga ketiga untuk tempat pengobatan tentara yang luka parah.
Rongga keempat untuk mandi dan mencuci dan rongga yang terakhir untuk lokasi merawat pasien yang sudah lewat dari masa kritis.
Baca juga: Wisata Papua: Melihat Cantiknya Tanjung Serweri di Biak Numfor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/peluru-kendaraan-perlengkapan-dan-senjata-peninggalan-jepang.jpg)