Geledah Rumah Lukas Enembe di Jakarta, KPK Sita Dokumen Aliran Uang

KPK ungkap temua saat menggeledah sejumlah tempat di wilayah Jabodetabek terkait kasus dugaan korupsi dan gratifikasi yang menjerat Lukas Enembe.

(kontributor Tribunnews.com, B Ambarita)
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan saat menggeledah sejumlah tempat di wilayah Jabodetabek terkait kasus dugaan korupsi dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan saat menggeledah sejumlah tempat di wilayah Jabodetabek terkait kasus dugaan korupsi dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe.

Penggeledehan itu dilakukan pada Kamis (13/10/2022). Satu di antaranya adalah rumah Lukas Enembe di Jakarta.

Dalam penggeledehan tersebut, KPK mengatakan pihaknya menemukan dokumen aliran uang.

Baca juga: Rumah Lukas Enembe Digeledah KPK di Jakarta, Ditemukan Bukti Kasus Suap

Gubernur Papua, Lukas Enembe
Gubernur Papua, Lukas Enembe ((Dok Staf Khusus Gubernur Papua))

"Diamankan antara lain dokumen-dokumen ya, dokumen-dokumen aliran uang," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/10/2022).

Ali menjelaskan, temuan KPK dalam penggeledahan ini menguatkan perbuatan Lukas Enembe di kasus dugaan korupsi tersebut.

"Yang kemudian tentu ini ada dugaan kuat untuk menguatkan perbuatan dari tersangka LE tersebut, yaitu tadi pasal-pasal suap dan gratifikasi," tuturnya.

"Saya tegaskan, suap dan gratifikasi. Karena berulang kali saudara PH hukum (Enembe) menyampaikan hanya suap Rp 1 miliar itu," sambung Ali.

Baca juga: Jaga Kepercayaan Publik, Pemuda Adat Papua Desak KPK Tangkap Lukas Enembe

Ali menyebutkan temuan ini menjadi bukti permulaan, di mana dokumen aliran uang tersebut terus dikembangkan.

Sehingga, kata Ali, KPK tidak akan berhenti mencari bukti di kasus dugaan korupsi Lukas Enembe.

"Nanti kami akan analisis lebih lanjut untuk dijadikan barang bukti dalam perkara ini dan terus kami kembangkan," imbuhnya.

Sebelumnya, KPK menggeledah rumah Lukas Enembe yang terletak di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, penggeledahan dilakukan pada hari Kamis (13/10/2022).

Baca juga: Sejumlah Tokoh Adat Tolak Lukas Enembe Jadi Kepala Suku Besar Papua: Keliru dan Rusak Tatanan Adat

“Tim Penyidik, Kamis kemarin telah selesai melaksanakan penggeledahan di beberapa tempat di wilayah Jabotabek,” kata Ali dalam pesan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (14/10/2022).

“Satu di antaranya adalah rumah kediaman tersangka Lukas Enembe,” lanjutnya.

KPK menetapkan Lukas sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek yang bersumber dari APBD Papua sebesar Rp 1 miliar.

(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul KPK Temukan Dokumen Aliran Uang yang Perkuat Suap dan Gratifikasi Lukas Enembe

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved