Rabu, 15 April 2026

Info YPMAK

Pokja Kampung Dicanangkan YPMAK, Masyarakat Rasakan Manfaatnya!

Melaui dana Pojka YPMAK pihaknya sudah melakukan beberapa kegiatan seperti pembuatan pagar, pembersihan lingkungan, pembersihan lingkunga rumah adat.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Tim YPMAK saat meninjau progres Pokja Kampung Fanamo, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Program Kelompok Kerja (Pokja) kampung dicanangkan oleh Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) berdanpak positif di masyarajat diwilayah pesisir Mimika.

Ucapan terima kasih dari masyarakat di Kampung Fanamo, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika terus dilayangkan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak YPMAK pengelola dana kemitraan PT Freepor yang telah membantu masyatakat dalam hal pembangunan di kampung," kata Ketua Pokja Kampung Fanamo, Agapitus Menewe kepada Tribun-Papua.com.

Baca juga: Kepala Kampung Ohotya: Program Pokja YPMAK Bermanfaat untuk Warga!

Ia mengatakan anggaran diberikan YPMAK untuk tim Pokja tahun 2021 senilai Rp 300 juta.

"Walau sedikit tetapi disitu kita merasa nikmat dan merasakan manfaatnya," ujarnya.

 

 

Ia berharap, aspirasi masyarakat tolong sampaikan kepada manajeman Freeport untuk menambah kekurangan yang ada dipesisir dan pegunungan, sehingga Pokja ini bisa berjalan lancar.

Melaui dana Pojka YPMAK pihaknya sudah melakukan beberapa kegiatan seperti pembuatan pagar, pembersihan lingkungan, pembersihan lingkunga rumah adat, perbaikan rumah, hingga pengecoran jalan.

"Saya mewakili masyatakat mengapresiasi program yang dicanangkan YPMAK," katanya.

Baca juga: Penjelasan Tim Monitoring YPMAK saat Berkunjung di Kampung Ohotya: Kami Dengar Keluhan Masyarakat

Ia menambahkan, untuk anggaran tahun 2022 pihaknya setuju dengan pengadaan perahu dan jonson karena mayoritas masyarakat Kampung Fanamo adalah nelayan," tambag Agapitus.

Sementara Wakik Direktur Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro mengatakan tujuan YPMAK melalukan monitoring Pokja kampung adalah mengevaluasi program kampung yang selama ini sudah berjalan berdasarkan tahap pengelolaan dana dari YPMAK untuk warga pesisir.

"Kita mau melihat apa yang sudah dilakukan lakukan Pokja Kampung Fanamo dan apakah Pokja ini bermanfaat dimasyarakat atau tidak," singkat Ihfa. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved