Kamis, 23 April 2026

SATP Mimika

Bidik Panggung Internasional, SATP Mimika Jaring Bibit Unggul Sains Lewat Seleksi Ketat

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini berlangsung di lingkungan SATP, Jalan

Tribun-Papua.com
PENDIDIKAN MIMIKA - Siswa SATP mengikuti lomba potensi sains tingkat SD hingga SMP dalam rangka menyambut Hardiknas 2026 di Mimika, Selasa (7/4/2026). Lomba bertujuan meningkatkan kemampuan akademik serta daya juang siswa di bidang sains. (Feronike Rumere). 
Ringkasan Berita:
  • Sekolah Asrama Taruna Papua menggelar lomba potensi sains bagi siswa SD hingga SMP dalam rangka menyambut Hardiknas 2026 di Mimika.
  • Lomba ini bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, melatih karakter, serta menjaring bibit unggul yang siap bersaing di berbagai ajang.

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Mimika di Provinsi Papua Tengah, menunjukkan ambisinya dalam mencetak generasi emas Papua yang mampu bersaing di kancah global. Melalui Lomba Potensi Sains tingkat SD hingga SMP, sekolah ini mulai menyaring bibit-bibit unggul untuk dipersiapkan menuju ajang prestasi Internasional.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini berlangsung di lingkungan SATP, Jalan Sopoyono SP 4 Mimika pada Selasa (7/4/2026).

Kepala SATP, Sonianto Kuddi, menegaskan bahwa sasaran dari kompetisi ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Pihak sekolah ingin memastikan bahwa siswa memiliki daya juang atau fighting spirit yang tinggi di bidang akademik.

Baca juga: Dorong Kesiapan Pelaku Wisata Biak, Bupati Markus Mansnembra Kukuhkan 20 Pokdarwis

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan akademik siswa, khususnya di bidang sains. Selain itu, kami ingin menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya dapat mewakili sekolah dalam berbagai ajang, baik di tingkat lokal, nasional, hingga Internasional,” jelas Sonianto.

Untuk mendapatkan kualitas terbaik, proses seleksi dilakukan secara bertahap dan ketat. Ketua Panitia Hardiknas SATP, Yeremia Piri, menjelaskan bahwa kompetisi dimulai dari tingkat kelas untuk menyaring lima siswa terbaik per mata pelajaran.

“Kemudian dipilih lima siswa terbaik untuk mengikuti final antar level pada 17 April mendatang,” ungkap Yeremia.

Uniknya, jika sebelumnya lomba hanya diikuti perwakilan terpilih, kali ini SATP mewajibkan seluruh siswa untuk ikut serta. Hal ini dilakukan guna membentuk karakter yang sabar, tangguh dan memiliki daya juang tinggi bagi seluruh peserta didik.

Baca juga: Ketinggian Air Capai 1 meter, Warga di Tepian Danau Sentani Terancam Mengungsi

Wakil Kepala Perwakilan YPL Bidang Pendidikan, Oktavianus Victor Rori, menambahkan bahwa lomba yang mencakup mata pelajaran Matematika, IPA dan IPS ini adalah ruang bagi siswa untuk bertumbuh secara intelektual sekaligus melatih kejujuran serta tanggung jawab.

“Siswa dilatih untuk disiplin dan berani mencari solusi. Ini juga menjadi sarana persiapan menghadapi berbagai ujian, seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA),” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap ekosistem pendidikan yang kompetitif, Wakasek Kurikulum SMP sekaligus Kepala UPT Pusat Prestasi, Elpianus Paat, menyebutkan bahwa pihak sekolah telah menyiapkan reward. Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada siswa berprestasi, tetapi juga kepada para guru yang berdedikasi dalam pendampingan dan penyusunan soal.

Baca juga: Cuaca Buruk, Lion Air Jayapura-Manokwari Delay: 147 Penumpang Pulang dan 32 Orang Ajukan Refund

Puncak dari rangkaian kegiatan menyambut Hardiknas ini direncanakan akan berlangsung pada 2 Mei 2026 mendatang. Dengan seleksi ketat ini, SATP optimistis putra-putri Papua siap melangkah menuju panggung sains dunia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved