Irjen Ferdy Sambo Bunuh Ajudan

Pengacara Putri Candrawathi Bantah Kamaruddin soal Tembak Brigadir J, Febri Diansyah Bersuara

Febri mengatakan bila Kamarudin tidak bisa menjelaskan dan membuktikan lebih lanjut karena menjaga identitas informan yang memberinya informasi.

Tribun-Papua.com/Kompas.com
PERADILAN - Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).(KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak pernah menyatakan bahwa istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ikut menembak Brigadir J.

Pernyaan ini pun dibantah pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah, seperti dikutip Kompas.com dari Program Ni Luh Kompas TV, Senin (7/11/2022).

Menurut Febri Diansyah, informasi itu tidak bisa dibuktikan oleh Kamarudin Simanjuntak di depan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Febri mengatakan bila Kamarudin tidak bisa menjelaskan dan membuktikan lebih lanjut karena menjaga identitas informan yang memberinya informasi.

Baca juga: Istri Ferdy Sambo Sembunyikan HP Brigadir J yang Hilang, Ibunda Korban Teriaki Putri Candrawathi

"Pasti kami membantah. Kalau kita cermati kemarin, Kamarudin tak bisa menjelaskan sampai kita dengar penyataan dari hakim, kalau tidak bisa dibuktikan faktanya berarti itu info tidak jelas," kata Febri

Febri menegaskan, dalam dakwaan yang dibacakan, jaksa juga tidak menyebut bahwa Putri ikut menembak Brigadir J seperti yang dinyatakan oleh Kamarudin.

Saat peristiwa penembakan terjadi, Putri Candrawathi berada di ruangan berbeda.

Selain itu, tidak ada satu saksi yang berbicara bahwa Putri Candrawathi ada di tempat kejadian dan ikut menembak.

"Sebenarnya (Kamaruddn) bukan saksi fakta. Posisi Kamarudin dipanggil sebenarnya sebagai saksi pelapor," ujar Febri Diansyah.

Lebih lanjut, Febri menjelaskan, dari data Puslabfor menyebutkan bahwa hanya ada dua senjata yang digunakan dalam pembunuhan, yaitu Glock 17 yang dipegang oleh Richard Eliezer dan senjata Brigadir J.

"Kami melihat itu keterangan yang mengada-ngada. Kami mengajak proses persidangan baru dimulai, jangan lah ada fakta atau info yang tidak benar atau lahir dari imajinasi atau tidak jelas sumbernya," katanya.

Sebelumnya, Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak menduga istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ikut menembak Brigadir J.

Hal itu diungkapkan Kamarudin saat menjadi saksi untuk terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Richard Eliezer.

Kamarudin menyampaikan dugaan itu usai pihaknya melakukan investigasi setelah tewasnya Brigadir J. “Awalnya dibilang yang menembak saudara Richard Eliezer.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved