Breaking News:

Papua Barat Terkini

Anthonius Ayorbaba Diusulkan Jadi Penjabat Gubernur Papua Barat Daya

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Papua, Anthonius Ayorbaba, diusulkan menjadi Penjabat Gubernur Papua Barat Daya.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Papua, Anthonius Ayorbaba, diusulkan menjadi Penjabat Gubernur Papua Barat Daya. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sebanyak 7 nama diusulkan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam pengisian jabatan Penjabat Gubernur dan Penjabat Sekda Provinsi Papua Barat Daya.

Diketahui, MRPB mendorong Orang Asli Papua (OAP) menduduki dua jabatan strategis tersebut.

Satu nama di antaranya Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua, Anthonius Ayorbaba.

Usulan nama Pj Gubernur itu tertuang dalam surat bernomor 007/1814/MRPB/XI/2022 tertanggal 18 November 2022, yang ditujukan ke Mendagri.

Selain Anthonius Ayorbaba, adapula nama-nama lainnya seperti Agustinus Fatem, Andi Asmuruf, Merry Sagrim, Frenky Kallex Muguri, Lazarus Indouw, dan Yacob Selvinus Fonataba.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Papua Layani Pendaftaran HAKI di Uncen Jayapura

MRPB menyebut mereka yang dicalonkan memiliki kapabilitas, integritas, dan pengalaman pengabdian terhadap masyarakat.

"Kami juga memohon agar penunjukan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya oleh Bapak Presiden berasal dari orang asli Papua," kata Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahore, dikutip dalam surat resminya, Selasa (29/11/2022).

MRPB berharap usulan pihaknya bisa diteruskan ke Presiden Joko Widodo untuk selanjutnya ditetapkan satu orang sebagai Pj Gubernur Papua Barat Daya.

Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Universitas Cendrawasih Papua, Pieter Ell mengaku setuju bila kursi Pj Gubernur Papua Barat Daya dan Sekda diisi oleh orang asli Papua.

Baca juga: Hingga Oktober, Kanwil Kemenkumham Papua Keluarkan 703 Sertifikat Haki

Sudah seharusnya demikian. Orang asli Papua harus diprioritaskan menjadi Penjabat Gubernur dan Sekda di Provinsi Papua Barat Daya,” kata Pieter Ell saat dikonfirmasi.

Adapun dari daftar nama tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua, Anthonius Ayorbaba disebut paling layak menjabat Pj Papua Barat Daya karena memiliki rekam jejak yang mumpuni. Ia sebelumnya juga pernah menjabat Kakanwil Hukum dan HAM Papua Barat.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Gandeng Pemprov Papua Bayarkan Sertifikat Hak Cipta Seniman di Merauke 

Menanggapi hal ini, menurutnya tak jadi masalah karena Anthonius punya rekam jejak yang baik.

“Tidak masalah. Beliau memiliki track record yang bagus dan selama ini kepemimpinannya sangat baik dengan pelayanan paripurna kepada masyarakat  juga kepangkatan bisa dipertimbangkan. Kita setuju dan doakan saja,” pungkas Pieter Ell. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved