ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Info Jayapura

Semarak Natal, Saga Mall Sentani Pasok Kue Kering hingga Beri Promo Menarik

Disebutkan hingga kini pengunjung di Saga Mall Sentani telah mengalami kenaikan dan akan bertambah hingga h-1 Natal.

Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Putri
Christmas Dealsember di Saga Supermarket Sentani menyediakan kue kering, parcel natal, dan promo menarik lainnya jelang Hari Natal 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Saga Supermarket Sentani menyediakan berbagai jenis kue kering, parcel Natal, dan promo dengan diskon menarik.

Store Manager Saga Sentani, Tommy Daeli mengatakan untuk melihat promo-promo tersebut pengunjung dapat melihat langsung di Facebook dan Instagram Saga Mall.

"Parcel kami buat sendiri ada juga permintaan dari customer. Kue kering dari Surabaya, ada juga produksi di Saga Bakery, dan lokal,"jelasnya kepada Tribun-Papua.com di Sentani, Distrik Sentani, Kamis (15/12/2022).

Tommy menyampaikan hingga kini pengunjung di Saga Mall Sentani telah mengalami kenaikan dan akan bertambah hingga h-1 Natal.

"Untuk saat ini mulai dari pertengahan bulan untuk jumlah customer yang mengunjungi Saga mulai meningkat, biasanya saat menerima THR di tanggal 18 hingga H-1,"ujarnya.

Baca juga: Saga Mall Raih Sertifikat Pusat Perbelanjaan Berbasis KI, Razilu: Hanya Menjual Produk Original

Lebih lanjut, kata Tommy ada kenaikan harga dari distributor yakni susu. Sementara untuk minyak goreng stok masih aman namun tinggi permintaan pada minyak goreng subsidi satu liter seharga Rp 14 ribu.

Pemerintah Kabupaten Jayapura, Plt. Hana Hikoyabi, lanjutnya, beberapa waktu lalu telah melakukan sidak bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk memantau harga minyak goreng subsidi dimana harga di pasar berbeda dengan aturan nasional yaitu Rp 18.000.

"Harga heat minyak subsidi Rp 14 ribu per liter karena dari hasil sidak di pasar harganya melonjak hingga Rp 18.000 sehingga pemkab minta untuk penyetaraan harga,"katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved