Info Merauke
Cuaca Buruk, Nelayan Lampu Satu Merauke Pulang Melaut Lebih Awal
Adapun saat ini sudah memasuki cuaca buruk, dan diperkirakan bisa berlangsung selama 2 pekan ke depan.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Akibat cuaca buruk yang melanda perairan Merauke, sejumlah nelayan di Pantai Lampu Satu Merauke, Kelurahan Samkai, Distrik Merauke memilih pulang melaut lebih awal dari sebelumnya.
Rusli, satu di antara nelayan yang pulang lebih awal mengatakan baru hari ini balik lebih awal dari sebelumnya karena angin kencang ada gelombang mulai meninggi.
"Baru hari ini pak, biasanya kita subuh atau pagi baru pulang" kata Rusli.
Rusli menambahkan, saat ini sudah memasuki cuaca buruk, dan diperkirakan bisa berlangsung selama 2 pekan ke depan.
"Sudah waktunya besar ombak pak, biasanya begini 2 minggu baru bisa turun lagi," tambah Rusli.
Saat ini, sejumah nelayan termasuk rusli menambatkan perahu mereka lebih dekat ke bibir pantai, agar dapat mengawasi kapalnya dari terjangannya ombak ketika cuaca ekstrem.
"Kita pantau- pantau perahu saja ini pak, biasanya kalo ombak keras perahu bisa bertabrakan dan rusak," pungkas Rusli.
Baca juga: Polres Merauke Duduk Bareng, AKBP Sandi Sultan: Bahas Pengamanan Malam Pergantian Tahun
Sementara nelayan lainnya, sewang, mengatakan dirinya masih tetap akan melaut jika cuaca teduh, namun tidak melaut jauh dari bibir pantai.
"Kalo teduh kita tetap turun, biasanya cuma 9 mil saja, jadi kalo cuaca tidak baik kita bisa balik lebih cepat," kata Sewang.
Sementara, BMKG Merauke melalui Stasiun Meteorologi Mopah telah mengeluarkan peringatan dini dengan mengimbau warga waspada dengan cuaca hujan yang disertai petir dan angin kencang di wilayah daratan dan perairan.
Baca juga: Sambut Perayaan Tahun Baru, Polres Jayapura Kontrol Jual-Beli Petasan di Sentani
Selain itu, warga juga diminta waspada terhadap tinggi gombang laut utamanya di Laut Arafuru serta angin kencang mencapai 30 knot di Perairan Papua Selatan.
Stasiun meteorologi Mopah memprakirakan tinggi gelombang diperairain Amamapere, Agats, Yos Sudarso serta Merauke antara 0.25 meter sampai dengan 2.50 meter.
Sedangkan di Laut Arafuru bagian timur tinggi gelombang antara 1.25 meter hingga 5 meter.
Pasang air laut maksimun juga diprakirakan akan terjadi pada pukul 15.00 WIT.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Pantai-Lampu-Satu-28122022.jpg)