Senin, 27 April 2026

Info Merauke

KPU Merauke Papua Selatan Rekrut 775 Pantarlih

Perekrutan tersebut telah dilaksanakan sejak tanggal 26 januari 2023 lalu oleh panitia pemungutan suara (PPS) yang telah dilantik beberapa waktu lalu.

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Syarif Jimar
Anggota KPU Merauke Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Syahmuhar M Zein. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke merekrut 775 petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) yang tersebar di 150 kampung di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Hal tersebut dikatakan Anggota KPU Merauke Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia di Kantor KPU Merauke, Syahmuhar M Zein pada, Kamis (2/2/2023).

“Sesuai tahapan yang ada, kita lagi merekrut pantarlih atau petugas coklit pendataan data pemilih sementara,” kata Syahmuhar kepada Tribun-Papua.com.

Baca juga: Stasiun Karantina Ikan Merauke Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

Menurut Syahmuhar, perekrutan tersebut telah dilaksanakan sejak tanggal 26 januari 2023 lalu oleh panitia pemungutan suara (PPS) yang telah dilantik beberapa waktu lalu.

Saat ini, kata Syahmuhar, KPU tengan melakukan pemeriksaan berkas para pemilih sebelum ditetapkan pada tanggal 5 Februari selanjutnya dilantik pada tanggal 6 Februari serentak secara nasional.

“Tanggal 3 kita akan mengumumkan hasil rekrutmen tersebut, setelah pengumuman akan dilantik pada tanggal 6,” ujarnya.

Nantinya, Pantarlih yang direkrut bertugas untuk mencocokkan data dari KPU RI dengan data dari disdukcapil pada tanggal 12 februari mendatang.

Baca juga: Festival Kopi Nusantara, Petani Merauke Kenalkan Kopi Muting di Jakarta

Namun, sebelum melakukan tugas pencocokan data, para pantarlih terlebih dulu akan diberi bimbingan teknis terkait tugas yang akan mereka laksanakan.

“Setelah dilantik kita akan berikan bimtek,” kata Syahmuhar.

Syahmuhar juga mengimbau pantarlih yang melakukan pencocokan data agar berkoordinasi dengan Rt setempat, sehingga warga dapat mengawal proses pencocokan data yang dilakukan oleh pantarlih agar tidak terjadi ketidaksesuaian data. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved