Pesawat Susi Air Terbakar
UPDATE! Buntut Pembakaran Pesawat dan Pengancaman, Warga Distrik Paro di Kabarkan Mengungsi
Warga dilaporkan mengungsi dan mengosongka kampung akibat ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Buntut pembakaran pesawat Susi Air dan pengancaman 15 pekerja Puskesmas mengakibatkan warga Distrik Paro, Papua Pegunungan mengungsi.
Warga dilaporkan mengungsi dan mengosongka kampung akibat ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Menurut informasi yang diperoleh Tribun-Papua.com, mengungsinya warga Paro dilaporkan oleh tim yang tengah melakukan misi pencarian pilot Susi Air.
Baca juga: Pesawat Susi Air Dibakar KKB di Nduga Terkat Kasus Lukas Enembe? Ini Kata Kapolda Papua
Kapolres Nduga, AKBP Rio Alexander Panelewen saat dikonfirmasi, Kamis (9/2/2023), membenarkan adanya pengungsian warga Paro menuju Kenyam.
"Iya betul sekali," ujar AKBP Rio Alexander kepada Tribun-Papua.com.
Informasi dihimpun, saat ini warga Distrik Paro mengarah ke Gunung Wea untuk melakukan perjalanan mengungsi ke Distrik Kenyam, ibukota Kabupaten Nduga.
Bahkan, dari informasi yang diperoleh media ini, adanya warga yang dilaporkan meninggal dunia dalam upaya pengungsian mencari wilayah aman. Namun, belum diketahui pasti berapa jumlahnya.
Hingga berita ini diturunkan upaya pencarian terhadap pilot Captain Phillip Mark Mehrtens terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/09022023-15_pekerja_puskesmas.jpg)