Pesawat Susi Air Terbakar
Minta Negara Terus Upayakan Pembebasan Kapten Philips, Susi Air: Kami Juga akan Terus Berkontribusi
Maskapai Susi Air meminta institusi negara terus mengupayakan pencarian dan pembebasan pilot mereka, Kapten Philips yang disandera KKB.
TRIBUN-PAPUA.COM - Maskapai Susi Air meminta institusi negara terus mengupayakan pencarian dan pembebasan pilot mereka, Kapten Philips Mark Mehrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Kuasa hukum maskapai Susi Air, Donal Fariz berharap aparat keamanan maupun pemerintah tak lelah untuk terus menjalakan misi pembebasan Kapten Philips.
Sementara itu, kata Donal, Susi Air akan terus berkontribusi dalam misi pembebasan Kapten Philips sesuai batasan yang dibolehkan dan diizinkan oleh otoritas.
Baca juga: Susi Minta Maaf Penerbangan Susi Air di Papua Terganggu Imbas Pilot Disandera KKB: Ini Sangat Sulit
"Kita berharap institusi negara tidak lelah berjuang terus, Susi Air akan terus berkontribusi dalam batasan yang dibolehkan dan diizinkan," kata Donal dalam konferensi pers seperti ditayangkan Kompas TV, Rabu (1/3/2023).
"Namun frontliner dan garda terdepan kita sangat berharap institusi negara yang memiliki otoritas itu," ungkap Donal.
Sebelumnya, founder Susi Air berharap Kapten Philips bisa ditemukan dengan selamat dan dibebaskan tanpa syarat oleh KKB.
"Kita prihatin dan berduka, kita berharap agar Kapten Philip dapat dibebaskan tanpa syarat. Dengan kejadian ini, tentu mengagetkan kami, menyedihkan bagi kami, kami tak habis pikir, apa yang terjadi adalah hal yang sangat tak diharapkan. Pendapat saya pribadi, memperjuangkan kemerdekaan dengan mengambil kemerdekaan orang itu bukan cara yang bijak dan benar"
"Philip Mehrtens saya ingat sebelum resign 2015, ia adalah pilot terbaik dari saya, kemudian ia resign, namun 2020 kembali lagi ke Susi Air saat Covid-19, hampir 10 tahun dia bekerja dengan saya. Dengan segala keprihatinan, (tragedi ini) sangat membuat saya terkejut," kata Susi saat konferensi pers, Rabu (1/3/2023) dikutip dari Kompas Tv.
Baca juga: Kendala Penyelamatan Pilot Susi Air, Panglima TNI: KKB Berpindah-pindah dan Membaur dengan Warga
Susi mengatakan, maskapai miliknya telah menerapkan pola pekerjaan dengan penuh kehati-hatian.
Ia juga menegaskan bahwa Susi Air tak melakukan penerbangan di lokasi-lokasi tertentu yang tak boleh dilewati.
Susi juga meminta maaf karena penerbangan Susi Air di Papua terganggu akibat penyanderaan Kapten Philip.
Kronologi Penyanderaan Kapten Philips
Sebagai informasi, penyanderan Kapten Philips oleh KKB bermula dari pembakaran pesawat Susi Air PK-BVY yang dibakar KKB di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Selasa (7/2/2023).
Sejak saat itu, keberadaan dan keselamatan Kapten Philips yang disandera KKB belum juga diketahui.
Sementara lima penumpang dalam pesawat tersebut diketahui selamat dan telah dievakuasi.
Baca juga: KKB Ingin Pilot Susi Air Dibarter Uang dan Senjata, Polri Sebut Tak Masuk Akal: Tidak Kami Tanggapi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/15022023-ehianus_kogoya_dan_pilot_susi_air-2.jpg)