ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Kerusuhan di Wamena

3 Fakta Massa Bakar Kios di Wamena, TNI-Polri Langsung Terjun ke Lokasi untuk Redam Situasi

Berikut tiga fakta soal aksi pembakaran kios di Kampung Lantipo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Tengah, Kamis (23/2/2023).

|
Tribun-Papua.com/Arny Hisage
Sekelompok massa membakar kios milik warga perantau di Kampung Lantipo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegununga, Kamis (23/2/2023) siang - Ini tiga fakta soal aksi pembakaran kios di Kampung Lantipo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Tengah, Kamis (23/2/2023). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pembakaran kios yang dilakukan sekelompok orang terjadi Kampung Lantipo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Tengah, Kamis (23/2/2023) siang.

Peristiwa pembakaran itu terjadi di dekat Gereja GKI Ukul Ebe Hunik Sinakma, sekira pukul 14.30 WIT.

Berikut ini tiga fakta soal aksi pembakaran kios di Wamena:

Baca juga: Massa Bakar Kios Warga karena Terprovokasi Isu Penculikan Anak, Situasi di Wamena Mencekam

1. Berawal dari Isu Penculikan Anak

TERPROVOKASI - Massa membakar kios milik warga perantau di Kampung Lantipo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegununga, Kamis (23/2/2023) siang. Warga terprovokasi isu penculikan anak.
TERPROVOKASI - Massa membakar kios milik warga perantau di Kampung Lantipo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegununga, Kamis (23/2/2023) siang. Warga terprovokasi isu penculikan anak. (Tribun-Papua.com/Arny Hisage)

Kericuhan itu bermula dari beredarnya informasi terkait adanya dugaan penculikan anak oleh perantau di darah Distrik Napua.

Dalam informasi yang beredar di WhatsApp, pelaku disebut menggunakan mobil pick-up.

Disebutkan juga dalam informasi tersebut bahwa polisi berupaya melindungi pelaku.

Belum diketahui kebenaran soal informasi tersebut. Namun kabar tersebut diduga hoaks.

Warga yang terprovokasi isu tersebut lalu emosi dan melakukan pembakaran.

Baca juga: Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena Bakal Ditutup Sementara, Begini Penyebabnya

2. Warga Ketakutan, Situasi Mencekam

Asap membumbung tinggi hingga membuat warga lainnya ketakutan. Situasi pun mencekam.

Para warga trauma kasus kericuhan 2019 terulang.

Diketahui, kericuhan besar pernah terjadi di Wamena pada 2019.

Dalam kerusuhan Wamena 2019, puluhan orang tewas dan ribuan warga mengungsi karena ketakutan.

Baca juga: Viral! Aksi Pemukulan Karyawan J&T di Wamena, Kabid Propam: Pelaku Sudah Diamankan!

3. Aparat Langsung Turun Tangan

Kini, aparat gabungan TNI-Polri berada di lokasi untuk meredam situasi.

Pores Jayawijaya pun masih menelusuri sosok penyebar pesan yang diduga hoaks tersebut. 

(Tribun-Papua.com, Arni Hisage)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved